Bos PetroChina Ungkap Strategi Genjot Produksi di WK Jabung
Rabu, 21 Mei 2025 - 13:53 WIB
loading...
Diskusi plenary session di IPA Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (20/5). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) memastikan penggunaan teknologi yang tepat akan mendukung keberlanjutan operasi perusahaan. Keberadaan Petrochina di Blok Jabung diklaim menunjukkan bahwa potensi migas di Indonesia sesungguhnya besar dan diperkirakan masih bertahan lama.
Presiden Direktur PetroChina International Jabung Wang Lei mengatakan, peningkatkan produksi minyak saat ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). PetroChina, kata dia, tengah melakukan uji coba injeksi kimia dan memantau hasilnya.
"Kami memiliki teknologinya (EOR) dan punya berpengalaman dalam kegiatan EOR. Kami pun siap dan bersedia untuk berbagi dan menggunakan teknologi ini di Indonesia," kata Wang Lei dalam diskusi plenary session di IPA Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (20/5).
Baca Juga: PetroChina Gelar Pelatihan Membordir bagi Penyandang Disabilitas
Wang juga mendorong agar iklim investasi bisa ditingkatkan. Selain sistem perizinan, dia berharap proses administrasi dalam pengembangan blok migas juga diharapkan bisa terus disederhanakan.
Presiden Direktur PetroChina International Jabung Wang Lei mengatakan, peningkatkan produksi minyak saat ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). PetroChina, kata dia, tengah melakukan uji coba injeksi kimia dan memantau hasilnya.
"Kami memiliki teknologinya (EOR) dan punya berpengalaman dalam kegiatan EOR. Kami pun siap dan bersedia untuk berbagi dan menggunakan teknologi ini di Indonesia," kata Wang Lei dalam diskusi plenary session di IPA Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (20/5).
Baca Juga: PetroChina Gelar Pelatihan Membordir bagi Penyandang Disabilitas
Wang juga mendorong agar iklim investasi bisa ditingkatkan. Selain sistem perizinan, dia berharap proses administrasi dalam pengembangan blok migas juga diharapkan bisa terus disederhanakan.
Lihat Juga :