Bank Mantap Dukung Konservasi Penyu di Pantai Sindhu Denpasar
Kamis, 22 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
Bank Mandiri Taspen kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Bank Mandiri Taspen kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang fokus pada keanekaragaman hayati. Kali ini, bantuan CSR difokuskan pada penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung konservasi Penyu Sindu Dwarawati di Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar, Bali.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Errinto Pardede, pada Sabtu, 17 Mei 2025 sore. Dalam kesempatan tersebut, Errinto menegaskan bahwa program CSR perusahaan mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi.
"Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bank Mandiri Taspen terhadap keberlanjutan ekosistem khususnya di bidang lingkungan," ujar Errinto dalam keterangan tertulis, Kamis (22/5).
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Tawarkan Program Pembiayaan DP 0% untuk Nasabah
Dia menjelaskan tahun lalu perusahaan juga melaksanakan program serupa untuk konservasi tukik di Pantai Pulau Santen, Banyuwangi dan sekarang kembali berkontribusi dalam pelestarian penyu dengan mendukung konservasi di Sindu Dwarawati.
"Bantuan ini untuk membantu pengelola konservasi dalam memberdayakan tukik dan penyu yang bertelur di kawasan tersebut," kata dia.
Selain mendukung konservasi penyu, Bank Mandiri Taspen juga berencana menyalurkan bantuan di bidang bedah rumah dan penanaman pohon alpukat untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat.
"Kami mendorong keterlibatan masyarakat lokal dan komunitas. Pemberdayaan masyarakat dilakukan secara berkelanjutan," tambahnya.
Program tersebut sejalan dengan program unggulan Bank Mandiri Taspen yang dikenal dengan Tiga Pilar Mantap, yaitu Mantap Aktif, Mantap Sehat, dan Mantap Sejahtera.
Melalui program ini, perusahaan berharap dapat memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan pemerintah dalam menjaga kelangsungan hidup bumi dan ekosistem di dalamnya.
Ketua Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, I Made Winarta, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Bank Mandiri Taspen. Menurut Winarta, kelestarian ekosistem laut sangat penting, dan kehadiran Bank Mandiri Taspen memberikan dampak besar bagi efektivitas pengelolaan konservasi.
"Terima kasih kepada Bank Mandiri Taspen yang telah memberikan kontribusi besar. Dana sebesar Rp60 juta telah kami gunakan untuk penyediaan dua unit sumur bor air asin, empat papan nama, dan dua mesin pompa air," jelas Winarta.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Libatkan 380.000 Nasabah dalam Program Tiga Pilar Mantap
Winarta menambahkan, sebelumnya pengelola konservasi mengalami kendala dalam pengelolaan air karena harus mengambil langsung dari laut. Kini, dengan bantuan infrastruktur tersebut, proses pergantian air menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan kapan saja.
Bank Mandiri Taspen melalui program tersebut berharap dapat terus memperkuat sinergi antara sektor swasta, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Indonesia.
"Pembesaran tukik membutuhkan perhatian khusus terhadap ketersediaan air bersih. Sekarang jauh lebih ringan. Harapannya, pelestarian penyu bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak," tutup Winarta.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Errinto Pardede, pada Sabtu, 17 Mei 2025 sore. Dalam kesempatan tersebut, Errinto menegaskan bahwa program CSR perusahaan mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi.
"Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bank Mandiri Taspen terhadap keberlanjutan ekosistem khususnya di bidang lingkungan," ujar Errinto dalam keterangan tertulis, Kamis (22/5).
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Tawarkan Program Pembiayaan DP 0% untuk Nasabah
Dia menjelaskan tahun lalu perusahaan juga melaksanakan program serupa untuk konservasi tukik di Pantai Pulau Santen, Banyuwangi dan sekarang kembali berkontribusi dalam pelestarian penyu dengan mendukung konservasi di Sindu Dwarawati.
"Bantuan ini untuk membantu pengelola konservasi dalam memberdayakan tukik dan penyu yang bertelur di kawasan tersebut," kata dia.
Selain mendukung konservasi penyu, Bank Mandiri Taspen juga berencana menyalurkan bantuan di bidang bedah rumah dan penanaman pohon alpukat untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat.
"Kami mendorong keterlibatan masyarakat lokal dan komunitas. Pemberdayaan masyarakat dilakukan secara berkelanjutan," tambahnya.
Program tersebut sejalan dengan program unggulan Bank Mandiri Taspen yang dikenal dengan Tiga Pilar Mantap, yaitu Mantap Aktif, Mantap Sehat, dan Mantap Sejahtera.
Melalui program ini, perusahaan berharap dapat memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan pemerintah dalam menjaga kelangsungan hidup bumi dan ekosistem di dalamnya.
Ketua Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, I Made Winarta, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Bank Mandiri Taspen. Menurut Winarta, kelestarian ekosistem laut sangat penting, dan kehadiran Bank Mandiri Taspen memberikan dampak besar bagi efektivitas pengelolaan konservasi.
"Terima kasih kepada Bank Mandiri Taspen yang telah memberikan kontribusi besar. Dana sebesar Rp60 juta telah kami gunakan untuk penyediaan dua unit sumur bor air asin, empat papan nama, dan dua mesin pompa air," jelas Winarta.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Libatkan 380.000 Nasabah dalam Program Tiga Pilar Mantap
Winarta menambahkan, sebelumnya pengelola konservasi mengalami kendala dalam pengelolaan air karena harus mengambil langsung dari laut. Kini, dengan bantuan infrastruktur tersebut, proses pergantian air menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan kapan saja.
Bank Mandiri Taspen melalui program tersebut berharap dapat terus memperkuat sinergi antara sektor swasta, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Indonesia.
"Pembesaran tukik membutuhkan perhatian khusus terhadap ketersediaan air bersih. Sekarang jauh lebih ringan. Harapannya, pelestarian penyu bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak," tutup Winarta.
(nng)
Lihat Juga :