Program MBG Bisa Serap Banyak Tenaga Kerja, Asal Tak Andalkan Impor

Jum'at, 23 Mei 2025 - 18:08 WIB
loading...
Program MBG Bisa Serap...
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki potensi besar dalam mendongkrak perekonomian. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki potensi besar dalam mendongkrak perekonomian nasional jika sepenuhnya mengandalkan bahan dan industri dalam negeri.

"Kita harus bantu presiden yang punya gagasan besar untuk menumbuhkan ekonomi. Program MBG ini bukan sekadar soal makan gratis, tetapi bisa menjadi motor ekonomi nasional," ujar Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Tumiran dalam pernyataannya, Jumat (23/5).

Baca Juga: Di Serang, Anggota DPR Sebut MBG Ciptakan Generasi Sehat

Menurut dia pelaksanaan MBG akan menciptakan permintaan besar terhadap bahan pangan seperti beras, telur, dan daging, serta sarana penyajian seperti foodtray, sendok, tisu, dan alat dapur lainnya. Kondisi ini dinilai membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru, terutama di tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Namun, Tumiran menyayangkan langkah Kementerian Perdagangan yang justru membuka keran impor foodtray melalui rencana deregulasi Permendag Nomor 8. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi mematikan industri dalam negeri yang sejatinya mampu memenuhi kebutuhan logistik program MBG.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Anggaran Dipangkas,...
Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Tak Tepat Kaitkan Utang...
Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG, Pakar: Cara Berpikir Fiskal Terlalu Dangkal
Minyak Jelantah Buangan...
Minyak Jelantah Buangan Dapur MBG Bakal Diolah Pertamina, Capai 6 Juta Liter di Pulau Jawa
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Rekomendasi
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Apa Beda Wuling Mini...
Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved