AS Boikot Pertemuan G20 di Afrika Selatan, Begini Duduk Perkaranya

Senin, 26 Mei 2025 - 10:21 WIB
loading...
AS Boikot Pertemuan...
Amerika Serikat (AS) dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan G20, mendatang yang akan berlangsung di Afrika Selatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan G20 , mendatang yang akan berlangsung di Afrika Selatan . Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio beberapa waktu lalu.

Keputusan ini sebelumnya sudah diprediksi oleh media, mengingat meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menuduh Afrika Selatan memicu 'genosida' bermotif rasial, yang langsung dibantah oleh Presiden Cyril Ramaphosa.

Menurutnya apa yang disampaikan Trump sebagai sebuah, "narasi yang sama sekali salah" atau tidak benar. Berbicara di depan Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Rubio mengemukakan beberapa alasan, kenapa AS melakukan boikot kepada Afrika Selatan.

Baca Juga: Bantuan AS ke Afrika Selatan Dibekukan, Terkait BRICS?

Ia menerangkan bahwa acara tersebut tidak “mencerminkan prioritas pemerintahan ini.” Ia juga menambahkan, bahwa Afrika Selatan secara keseluruhan sejalan dengan negara-negara seperti Iran dan China, yang dipandang AS sebagai pesaing strategis.

”Ketika satu negara secara konsisten tidak selaras dengan Amerika Serikat mengenai isu demi isu – sekarang Anda harus membuat kesimpulan tentang itu,” kata Marco Rubio seperti dilansir RT.

Rubio juga mengkritik sikap Pretoria terhadap Israel, dengan menggambarkannya sebagai "tidak hanya tidak seimbang, tetapi sepenuhnya terfokus pada satu sisi.

"Pada tahun 2023, Afrika Selatan mengajukan kasus di Mahkamah Internasional dengan tuduhan genosida terhadap Israel atas tindakan militernya di Gaza. Pengadilan mengeluarkan perintah larangan terhadap Israel pada Januari 2024, yang diabaikan oleh pemerintah Israel," ungkapnya.

Sebagai informasi sebelumnya ada serangan pada Oktober 2023 yang dipimpin oleh kelompok militan Palestina Hamas dan sejak itu krisis regional meluas. Pejabat Israel membuka kembali kampanye militer mereka sebagai upaya untuk menguasai Gaza.

Baca Juga: Hubungan Afsel dan BRICS Makin Kuat usai Tak Lagi Dapat Bantuan AS

Pernyataan Rubio disampaikan saat Ramaphosa tiba di Washington dalam upaya untuk "mengatur ulang dan menghidupkan kembali hubungan bilateral," menurut pernyataan dari kantornya. Pemimpin Afrika Selatan itu diharapkan bertemu dengan Presiden Trump untuk membahas proposal perdagangan yang diajukan oleh pemerintahnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved