Industri Rokok Terjepit Regulasi, Jutaan Pekerja Terancam PHK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:59 WIB
loading...
A A A
Ketua Umum FSP RTMM-SPSI, Sudarto, bahkan menyarankan agar pasal-pasal tembakau dalam PP 28/2024 dibatalkan jika terbukti menghambat penyelamatan industri padat karya. Ia menyoroti pembatasan iklan, penjualan, dan rencana plain packaging dalam rancangan turunan aturan tersebut dinilai mempersempit ruang gerak IHT.

"Kebijakan ini bisa menghambat penyerapan hasil panen petani dan memicu efisiensi tenaga kerja yang berujung pada PHK," kata Sudarto.

Ia menambahkan bahwa revisi atau deregulasi merupakan langkah wajar demi menjamin keberlanjutan sektor padat karya yang selama ini menjadi penyangga ekonomi rakyat.

Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP RTMM PT Djarum Kudus, Ali Muslikin, menyebut pasal-pasal dalam PP 28/2024 sebagai ancaman langsung terhadap kesejahteraan buruh. Ia mengungkapkan para pekerja telah menyampaikan penolakan melalui aksi unjuk rasa ke Kementerian Kesehatan namun belum ada tindak lanjut yang konkret.

Di luar kritik terhadap regulasi, seruan moratorium kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) juga menggema. Sudarto menilai kondisi ekonomi saat ini tidak mendukung kebijakan fiskal yang semakin membebani industri. “PHK besar-besaran sedang terjadi. Kalau cukai terus naik, pendapatan buruh makin turun,” katanya.

Hal senada disampaikan Ali Muslikin. Ia berharap tidak ada lagi kenaikan tarif cukai pada tahun mendatang. Ia mengingatkan, lonjakan tarif dapat mempercepat penurunan produksi dan menambah ancaman PHK. "Beban fiskal yang tinggi bisa mencekik industri. Kami harap tahun depan tak ada kenaikan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Rekomendasi
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Duet Afgan dan Mahalini...
Duet Afgan dan Mahalini di Konser Retrospektif Bikin JICC Bergemuruh
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved