Orang Terkaya di Rusia Makin Tajir, Hartanya Bertambah Rp455 Triliun
Selasa, 03 Juni 2025 - 12:11 WIB
loading...
Total kekayaan bersih dari orang paling tajir di Rusia telah melonjak sebesar USD28 miliar atau setara Rp455 triliun selama 12 bulan terakhir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Total kekayaan bersih dari orang paling tajir di Rusia telah melonjak sebesar USD28 miliar atau setara Rp455 triliun (kurs Rp16.250 per USD) selama 12 bulan terakhir, menurut data terbaru dari Bloomberg Billionaires Index. Sebanyak 22 miliarder Rusia dengan total kekayaan sebesar USD317,7 miliar, terdaftar di antara orang- orang terkaya di dunia per 2 Juni.
Indeks Miliarder Bloomberg, memberikan ranking kepada 500 individu terkaya di dunia, yang dihitung berdasarkan harga saham perusahaan tempat mereka terdaftar memiliki ekuitas. Baca Juga: Miliarder Rusia Gagal Membatalkan Sanksi Uni Eropa
Lonjakan kekayaan terbesar dialami oleh Vladimir Potanin, pemilik raksasa pertambangan Norilsk Nickel, yang tetap menjadi orang terkaya di Rusia dalam daftar tersebut. Sementara secara global, Vladimir Potanin menempati posisi ke-58.
Harta kekayaan pengusaha nikel ini diperkirakan meningkat sebesar USD3,82 miliar dalam lima bulan pertama tahun 2025, menjadi USD31,7 miliar.
Posisi kedua dipegang oleh Vagit Alekperov, mantan bos raksasa energi Rusia Lukoil, di mana ia masih memiliki sebagian besar saham di perusahaan tersebut. Pebisnis ini menambah kekayaannya sebesar USD561 juta (Rp9,1 triliun) tahun ini dan diperkirakan kini sang miliarder bernilai USD25,9 miliar.
Vladimir Lisin, Chairman NLMK, produsen baja terbesar di Rusia, menduduki peringkat ketiga. Namun kekayaan bersihnya turun sebesar USD1,62 menjadi USD24,2 miliar, hingga membuatnya turun satu posisi.
Penurunan kekayaan terbesar di antara orang terkaya Rusia menimpa mantan chairman raksasa produsen pupuk Uralkali, Dmitry Rybolovlev. Kekayaan bersih pemilik mayoritas dan presiden klub sepak bola Monaco itu anjlok sebesar USD1,77 miliar menjadi USD9,21 miliar.
Tahun lalu, Rybolovlev yang dilaporkan memiliki koleksi seni senilai USD2 miliar, gagal dalam upayanya menggugat rumah lelang terkemuka Sotheby’s atas tuduhan penipuan.
Baca Juga: Harta 38 Miliarder Arab Jauh Lebih Besar dari PDB 130 Negara, Tembus Rp2.111 Triliun
Daftar miliarder Bloomberg juga mencakup pendiri dan pemilik Telegram, Pavel Durov, serta perempuan terkaya di Rusia, Tatyana Kim yang merupakan pendiri dan kepala eksekutif dari platform e-commerce terbesar di negara itu, Wildberries.
Dalam Indeks Miliarder juga terdapat pemilik bersama produsen gas Novatek, Leonid Mikhelson, chairman raksasa baja Severstal, Aleksey Mordashov, dan pendiri Eurochem dan SUEK, Andrey Melnichenko.
Indeks Miliarder Bloomberg, memberikan ranking kepada 500 individu terkaya di dunia, yang dihitung berdasarkan harga saham perusahaan tempat mereka terdaftar memiliki ekuitas. Baca Juga: Miliarder Rusia Gagal Membatalkan Sanksi Uni Eropa
Lonjakan kekayaan terbesar dialami oleh Vladimir Potanin, pemilik raksasa pertambangan Norilsk Nickel, yang tetap menjadi orang terkaya di Rusia dalam daftar tersebut. Sementara secara global, Vladimir Potanin menempati posisi ke-58.
Harta kekayaan pengusaha nikel ini diperkirakan meningkat sebesar USD3,82 miliar dalam lima bulan pertama tahun 2025, menjadi USD31,7 miliar.
Posisi kedua dipegang oleh Vagit Alekperov, mantan bos raksasa energi Rusia Lukoil, di mana ia masih memiliki sebagian besar saham di perusahaan tersebut. Pebisnis ini menambah kekayaannya sebesar USD561 juta (Rp9,1 triliun) tahun ini dan diperkirakan kini sang miliarder bernilai USD25,9 miliar.
Vladimir Lisin, Chairman NLMK, produsen baja terbesar di Rusia, menduduki peringkat ketiga. Namun kekayaan bersihnya turun sebesar USD1,62 menjadi USD24,2 miliar, hingga membuatnya turun satu posisi.
Penurunan kekayaan terbesar di antara orang terkaya Rusia menimpa mantan chairman raksasa produsen pupuk Uralkali, Dmitry Rybolovlev. Kekayaan bersih pemilik mayoritas dan presiden klub sepak bola Monaco itu anjlok sebesar USD1,77 miliar menjadi USD9,21 miliar.
Tahun lalu, Rybolovlev yang dilaporkan memiliki koleksi seni senilai USD2 miliar, gagal dalam upayanya menggugat rumah lelang terkemuka Sotheby’s atas tuduhan penipuan.
Baca Juga: Harta 38 Miliarder Arab Jauh Lebih Besar dari PDB 130 Negara, Tembus Rp2.111 Triliun
Daftar miliarder Bloomberg juga mencakup pendiri dan pemilik Telegram, Pavel Durov, serta perempuan terkaya di Rusia, Tatyana Kim yang merupakan pendiri dan kepala eksekutif dari platform e-commerce terbesar di negara itu, Wildberries.
Dalam Indeks Miliarder juga terdapat pemilik bersama produsen gas Novatek, Leonid Mikhelson, chairman raksasa baja Severstal, Aleksey Mordashov, dan pendiri Eurochem dan SUEK, Andrey Melnichenko.
(akr)
Lihat Juga :