Pasar Cemas, Lonjakan Utang G7 Picu Kekhawatiran Krisis Global Baru

Rabu, 04 Juni 2025 - 11:03 WIB
loading...
A A A
Meskipun status dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia memberikan perlindungan, Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan bahwa negara ini tidak akan pernah gagal bayar. Investor memperkirakan bahwa pihak berwenang akan mencegah imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun, yang menjadi tolok ukur biaya pinjaman, naik terlalu jauh di atas 4,5%.

2. Jepang

Jepang, yang selama ini menjadi contoh bagaimana pasar dapat mengatasi utang besar, kini menghadapi tantangan baru. Utang publik Jepang yang lebih dari dua kali lipat ekonominya adalah yang terbesar di antara negara-negara maju. Imbal hasil obligasi bertenor panjang mencapai rekor tertinggi pada bulan Mei setelah lelang obligasi 20 tahun menghasilkan hasil terburuk sejak 2012.

Permintaan untuk surat utang bertenor panjang dari pembeli tradisional seperti asuransi jiwa dan dana pensiun menurun, sementara kepemilikan obligasi oleh Bank of Japan, yang menguasai sekitar separuh pasar, turun untuk pertama kalinya dalam 16 tahun terakhir. Perdana Menteri Shigeru Ishiba kini menghadapi tekanan untuk melakukan belanja besar dan pemotongan pajak.

3. Inggris

Di Eropa, Inggris dengan utang mendekati 100% dari PDB tetap rentan terhadap aksi jual obligasi global. Peninjauan pengeluaran multi-tahun oleh Menteri Keuangan Rachel Reeves minggu depan dapat menjadi ujian bagi negara G7, yang memiliki biaya pinjaman 30 tahun di atas 5%.

Pemerintah tampaknya siap untuk meningkatkan belanja untuk pertahanan dan kesehatan, meskipun berjanji untuk tidak menaikkan pajak. IMF mendesak Reeves untuk tetap berpegang pada rencana pinjaman publik yang lebih rendah. Pengakhiran penjualan obligasi Bank of England yang aktif secara dini dapat mendukung pasar emas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Rekomendasi
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved