Misi India Melawan China, Coba Membangun Cadangan Besar Magnet Tanah Jarang

Jum'at, 06 Juni 2025 - 07:59 WIB
loading...
A A A
Skema tersebut sedang disusun oleh kementerian industri berat, disebutkan juga bakal membantu mendanai sebagian dari perbedaan antara harga akhir magnet buatan India dan biaya impor dari China. Masih menurut sumber tersebut, hal ini membantu mencapai paritas biaya dan meningkatkan permintaan lokal.

Ia juga menambahkan bahwa pendanaan untuk skema ini belum ditentukan, tapi kemungkinan pemerintah akan menemui pejabat di industri ini pada minggu depan untuk menyelesaikan rinciannya. Kementerian industri India belum berkomentar seperti dilansir Reuters.

Meskipun sebuah perusahaan milik negara, IREL, telah menambang bahan baku logam langka tanah jarang selama bertahun-tahun, namun sebagian besar pasokan untuk penggunaan di sektor selain energi atom dan pertahanan, masih diimpor dari China.

Langkah India seiring dengan peringatkan yang diungkap oleh perusahaan otomotif di seluruh dunia bahwa mereka dapat menghadapi gangguan pasokan dalam beberapa hari ke depan. Di Jepang, Suzuki Motor, telah menghentikan produksi mobil Swift-nya karena pembatasan dari China.

Di India, badan industri otomotif SIAM secara pribadi telah memberi tahu pemerintah bahwa mereka memperkirakan produksi "akan terhenti total" dalam jangka waktu mulai dari akhir Mei atau awal Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved