Dana Penjualan Chelsea Rp51,7 Triliun Dibekukan, Miliarder Abramovich Digugat

Sabtu, 07 Juni 2025 - 08:07 WIB
loading...
A A A
”Pejabat tersebut mengatakan bahwa ada dampak Abramovich memblokir pelepasan dana Ukraina menjadi tidak penting dibandingkan dengan ketakutan bahwa dia “akan membiarkan Chelsea bangkrut” jika kesepakatan untuk menjual klub tidak tercapai sebelum akhir musim saat itu, atau bahwa dia akan mencoba “mengambil kembali uang tersebut secara hukum” jika sanksi terhadapnya dicabut.

"Keputusan itu adalah menaruhnya di tempat yang kami tahu dia tidak bisa menjangkaunya, dan kemudian ada prinsip bahwa amal ini akan dibentuk dan bahwa ia akan menghabiskan uang itu dengan bijak," tambah pejabat tersebut.

"Bahwa ini telah berlangsung hingga titik ini adalah bukti bahwa Pemerintah belum menginvestasikan tekanan finansial, sumber daya, atau politik dalam menangani apa yang, sejak hari pertama, sudah sangat jelas akan menjadi sebuah masalah," bebernya.

Ancaman Inggris GugatAbramovich

Ada ancaman dari pemerintah Inggris, bahwa mereka bakal menuntut miliarder Rusia, Roman Abramovich untuk mencairkan 2,34 miliar euro atau sekitar USD3,2 miliar dari hasil penjualan klub sepak bola Chelsea. Menjadikan hasil penjualan tersebut sebagai bantuan kemanusian untuk Ukraina.

Dilansir dari Bloomberg, Abramovich menjual Chelsea kepada konsorsium yang dipimpin oleh investor Amerika Todd Boehly pada Mei 2022, setelah dia mendapatkan sanksi dari Inggris dan Uni Eropa atas dugaan hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Tiga tahun sejak itu, hasil penjualan Chelsea dibekukan di rekening bank Inggris dan tidak dapat dipindahkan atau digunakan tanpa izin Kantor Pelaksanaan Sanksi Keuangan, bagian dari Kementerian Keuangan Inggris.

Pemerintah Inggris telah berkali-kali mengatakan bahwa Abramovich harus menggunakan uang hasil penjualan Chelsea itu untuk donasi atau bantuan kemanusiaan bagi Ukraina. Inggris berupaya mencapai kesepakatan dengan Abramovich soal penggunaan uang itu, tetapi belum ada kesepakatan.

Terbaru pada awal Juni 2025, pemerintah Inggris mengeluarkan pernyataan resmi bahwa tidak dapat mencapai kesepakatan tersebut dengan Abramovich sehingga mempertimbangkan untuk menyeretnya ke meja hijau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved