Jaga Stok Kebutuhan Pokok Aman, Kementan Ikut Awasi Distribusi

Jum'at, 03 April 2020 - 08:45 WIB
Jaga Stok Kebutuhan...
Jaga Stok Kebutuhan Pokok Aman, Kementan Ikut Awasi Distribusi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan 11 bahan pokok untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2020 dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian ini sekaligus menjawab keraguan banyak pihak terkait kelangkaan stok pangan akibat penyebaran Covid-19.

“Beras kita sudah overstock hingga 4 juta ton kurang lebih. Kemudian bulan ini kita panen raya sebanyak 8 juta ton. Lalu, ada juga stok gula yang terus diproduksi. Jadi, tidak perlu khawatir dengan kebutuhan bahan pokok. Insyaallah semua dalam kendali,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat memantau produksi gula di PT Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) Cilegon, Banten, kemarin.

Menurut Mentan, kebutuhan pangan adalah kebutuhan pokok yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, pemerintah meminta semua pihak mau menahan diri dan tidak melakukan hal-hal di luar kebijakan pemerintah pusat.

“Tidak perlu kita melakukan lockdown-lockdown untuk memutus penyebaran virus corona. Langkah itu menurut saya hanya akan menghambat distribusi pangan ke sejumlah daerah dan akan berujung pada kelangkaan kebutuhan pokok di tengah masyarakat,” katanya. (Baca: Jabodetabek Zona Merah Penyebaran Corona, Distribusi Pangan Dijamin Lancar)

Mentan mengatakan, dalam situasi seperti ini, distribusi pangan harus menjadi kepentingan bersama agar tidak terjadi kelangkaan yang berujung pada kepanikan. Dalam hal ini, baik pemerintah maupun masyarakat harus bersatu dan saling menjaga situasi negara agar tetap kondusif.

“Kalau sudah menyangkut pangan maka seharusnya tidak ada isolasi. Yang ada adalah distribusi. Memang korona ini membuat ekonomi menurun. Tapi harus ingat, satu-satunya lapangan kerja yang tersedia adalah pertanian. Jadi, janganlah kita melakukan lockdown atau isolasi,” katanya.

Di lokasi yang sama, anggota Komisi IV DPR RI Nur Aini mendukung upaya Kementan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat melalui peningkatan produksi dan percepatan pola tanam dengan menggunakan teknologi mekanisasi.

“Maka itu, saya optimistis bahwa 11 kebutuhan dasar kita tetap terjamin aman dan terkendali sampai bulan puasa dan Lebaran mendatang. Sekali lagi, saya mendukung upaya Kementan dalam menggenjot produksi dan percepatan pola tanam,” katanya.

Sekadar diketahui, 11 kebutuhan dasar itu diantaranya beras, jagung, gula, minyak, daging, telur, bawang, dan cabai. Sebagai data penguat, saat ini pemerintah memiliki data perkiraan pasokan ketersediaan pangan strategis nasional untuk Maret hingga Agustus 2020. (Baca juga: Stabilkan Bawang, Kementan tetap Berlakukan Rekomendasi Impor Bawang)

Untuk ketersediaan beras, misalnya, mencapai 25.653.591 ton dengan kebutuhan 15.099. 846 ton. Jagung sebanyak 13.741.071 ton dengan kebutuhan 9.096.555 ton. Bawang merah sebanyak 1.060.857 ton dengan kebutuhan 701.482 ton. Cabai besar 657.467 ton dengan kebutuhan 551.261 ton. Daging ayam ras 2.063.086 ton dengan kebutuhan 1.737.216 ton dan minyak goreng 23.392.557 ton dengan kebutuhan 4.419.180 ton.

Di samping itu, Kementan juga sudah melakukan kerja sama dengan Satgas Pangan baik di pusat maupun di daerah untuk mengantisipasi adanya oknum penimbun bahan pokok. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peduli Dampak Covid-19,...
Peduli Dampak Covid-19, Pertamina Bagikan 5.000 Sembako di Lima Provinsi
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Ringankan Dampak Corona,...
Ringankan Dampak Corona, Ojek hingga Tukang Becak Dibantu Sembako
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
59 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
11 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
13 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved