Bank-bank di Israel Diminta Mengabaikan Sanksi Uni Eropa

Senin, 09 Juni 2025 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah postingan di media sosial X (dulunya Twitter), pejabat yang dikenal dengan pandangan sayap kanannya itu mengatakan, bahwa ia telah mengirimkan surat kepada pengawas perbankan, Dani Khachiashvili, di mana ia menuntut agar dihentikannya "kebijakan 'nol risiko' dari pihak bank, yang mengakibatkan pengabaian nasabah Israel dengan kedok kepatuhan terhadap sanksi asing."

Smotrich menuduh institusi keuangan Israel 'picik' dan patuh tanpa pertanyaan terhadap sanksi EU yang "tidak adil." Ia berargumen bahwa bank sebenarnya "memiliki kemampuan signifikan untuk bertindak melawan" langkah-langkah punitif Brussels, dengan mengambil tindakan hukum dan memanfaatkan "koneksi ekonomi global" mereka.

Pejabat resmi mengancam bahwa jika seruannya tidak diindahkan, dia akan mendesak membentuk undang-undang yang akan memaksa lembaga keuangan Israel untuk membayar kompensasi yang besar kepada individu yang terkena dampak.

Menteri keuangan Israel lebih lanjut menulis, bahwa dia juga bisa mempromosikan undang-undang yang akan mewajibkan Bank of Israel untuk "membuka dan mengelola rekening bank bagi warga yang dikenakan sanksi."

Menkeu Israel Terancam Sanksi UE

Berbicara kepada AFP bulan lalu, Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard mengatakan, bahwa Stockholm akan "mendorong sanksi UE terhadap menteri Israel secara individu" karena tidak ada "perbaikan yang berarti bagi warga sipil di Gaza."

Baca Juga: Macron Ancam Sanksi Warga Israel Terkait Krisis Bantuan Gaza
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Eropa Terpecah! Italia...
Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Prancis Darurat BBM,...
Prancis Darurat BBM, 18% SPBU Lumpuh di Tengah Pembatasan Harga
Uni Eropa Disebut Terlambat...
Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rekomendasi
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved