Indonesia Bergabung dengan BRICS, Apa Untung Ruginya?

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:14 WIB
loading...
Indonesia Bergabung...
Manfaat dan kerugian Indonesia masuk BRICS. FOTO/Affa
A A A
JAKARTA - Indonesia bergabung dengan BRICS membawa angin segar bagi perekonomian nasional sekaligus menimbulkan sejumlah pertanyaan tentang konsekuensi geopolitik. Sebagai kelompok yang menguasai 28% PDB global dan 24% perdagangan dunia, BRICS menawarkan peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas jaringan perdagangan, menarik investasi, serta memperkuat posisinya di kancah internasional. Namun, di balik manfaat tersebut, ada risiko ketergantungan dan tantangan diplomatik yang harus diwaspadai.

Salah satu keuntungan terbesar bagi Indonesia adalah akses pasar yang lebih luas, termasuk ke Amerika Latin dan Afrika, yang selama ini belum banyak dieksplorasi. Indonesia bisa memanfaatkan transaksi komoditas strategis seperti minyak mentah Rusia dengan harga lebih murah, mengingat negara-negara Barat menerapkan embargo terhadap Moskow.

Baca Juga: Era Baru Dedolarisasi, Dolar AS Sedang Berjalan Keluar dari Sistem Keuangan Global

Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga berpeluang menembus pasar baru, didukung oleh kemudahan akses pendanaan dan transfer teknologi dengan biaya lebih rendah. Menyitir dari berbagai sumber, keanggotaan Indonesia di BRICS berpotensi memunculkan ketergantungan ekonomi terutama terhadap China dan India, yang dominan dalam kelompok tersebut.

Isu geopolitik juga menjadi tantangan serius, mengingat BRICS kerap dianggap sebagai penyeimbang kekuatan Barat, dengan Rusia dan China sebagai aktor utama. Hal ini bisa memengaruhi hubungan Indonesia dengan negara-negara maju khususnya Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Baca Juga: Rusia Bombardir Pangkalan Udara Ukraina

Pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan secara matang langkah strategis agar keanggotaan dalam BRICS benar-benar menguntungkan tanpa mengorbankan kedaulatan ekonomi dan politik. Melalui perencanaan yang tepat, BRICS bisa menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi baru di dunia. Namun, jika tidak hati-hati, Indonesia justru berisiko menjadi pasar empuk bagi produk-produk negara anggota lainnya.

Manfaat Bergabung dengan BRICS


1. Akses Pasar Lebih Luas

Keberadaan Brasil dan Afrika Selatan membuka peluang ekspor non-tradisional, sementara India dan China menjadi pasar potensial bagi komoditas Indonesia.

2. Kemudahan Transaksi Non-Dolar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Rekomendasi
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Jangan Sampai Kehabisan!...
Jangan Sampai Kehabisan! Beli Tiket Indomaret Fun Run 2026 di BRImo, Langsung Diskon Rp 25 Ribu
Berita Terkini
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved