Perkuat Jaringan, KAI Logistik Catat Lonjakan Volume Angkutan Ritel 9%

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:02 WIB
loading...
Perkuat Jaringan, KAI...
KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam layanan pengiriman barang ritel. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam layanan pengiriman barang ritel. Hingga April 2025, volume angkutan melalui KALOG Express naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, mengatakan pertumbuhan ini mencerminkan respons positif masyarakat terhadap layanan KAI Logistik, khususnya di tengah persaingan ketat industri logistik nasional.

"Hingga Mei 2025, KALOG Express mencatat rata-rata volume bulanan 4.871 ton, dengan total 24.356 ton. Ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 22.427 ton, atau tumbuh 9 persen," ujar Riyanta dalam keterangan tertulis, Rabu (11/6).

Baca Juga: Perluas Jangkauan, KAI Logistik Tambah 43 Titik Layanan Baru

Komoditas dengan volume terbesar masih didominasi paket dan sepeda motor, masing-masing mencatat 16.685 ton dan 6.996 ton. Selain itu, pengiriman hewan peliharaan mencapai 698 ton, serta barang elektronik, sepeda, dan komoditas lain juga ikut menyumbang pertumbuhan.

Pertumbuhan tersebut selaras dengan proyeksi sektor logistik nasional. Data Chain Indonesia memprediksi sektor transportasi dan pergudangan akan berkontribusi Rp1.623,65 triliun terhadap PDB pada 2025, tumbuh 12,53% dari tahun sebelumnya.

Meski sektor transportasi mencakup angkutan penumpang dan barang, tren ini menggambarkan meningkatnya aktivitas logistik, terutama yang didorong oleh industri pengolahan, perdagangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Riyanta menegaskan pencapaian KALOG Express merupakan hasil strategi dan inovasi berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas layanan, pembukaan titik layanan baru, serta penguatan platform digital KAI Logistik TRAX yang memudahkan akses pelanggan.

Di tengah tantangan tingginya biaya operasional, terutama untuk layanan last-mile delivery, KAI Logistik melakukan efisiensi melalui optimalisasi rute dan pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga kualitas tanpa membebani biaya.

Salah satu inisiatif efisiensi adalah program kemitraan Gerai, yakni sistem dropping point tempat mitra hanya menerima barang dari pelanggan, sementara pengiriman dikelola oleh petugas operasional KALOG Express. Model ini memperluas jangkauan sekaligus menekan beban operasional.

Baca Juga: KAI Logistik Pindahkan 55 Unit KRL Afkir di Depok, Bobot Capai 30 Ton

KAI Logistik juga menjajaki pengembangan layanan cold chain logistics, termasuk sarana penyimpanan dan kendaraan berpendingin, untuk mendukung pengiriman komoditas yang sensitif terhadap suhu seperti produk makanan dan farmasi.

Selain itu, perusahaan tengah memetakan wilayah potensial untuk membuka lebih banyak service point berbasis komoditas unggulan, guna meningkatkan akses dan efisiensi layanan ke lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Tingginya Permintaan...
Tingginya Permintaan Pengiriman Wisatawan di Bali Buka Peluang Usaha Agen Lion Parcel
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Mendorong Dialog Lintas...
Mendorong Dialog Lintas Sektor demi Percepat Elektrifikasi Logistik Perkotaan
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Rekomendasi
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved