Investasi Infrastruktur di Indonesia Masih Menarik? Luhut: Perlu Waktu Pengembaliannya

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:10 WIB
loading...
Investasi Infrastruktur...
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berinvestasi di sektor Infrastruktur di Indonesia merupakan pilihan yang tepat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berinvestasi di sektor Infrastruktur di Indonesia merupakan pilihan yang tepat. Sebab punya imbal hasil yang menarik bagi investor, meski butuh waktu untuk pengembaliannya.

Luhut mengatakan, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di Dunia masih sangat membutuhkan kelengkapan infrastruktur untuk menunjang aktivitas perekonomian hingga mobilitas masyarakat.

"Hari ini kalau Anda berinvestasi di infrastruktur di Indonesia ini adalah hal yang tepat, tentu untuk pengembalian investasinya perlu waktu," ujarnya dalam acara International Conference Infrastructure (ICI) 2025 di JCC Senayan, Kamis (12/6/2025).

Baca Juga: Pecah Telor, Intip 2 Proyek Hunian di IKN lewat Skema Pembiayaan Pemerintah-Swasta

Lebih jauh Luhut menyebut, proyek- proyek jalan tol saat ini masih menjadi salah satu yang menarik bagi investor. Terutama di Jawa yang mana jaringan jalan tolnya juga sudah tersambung satu dengan yang lainnya.

Menurutnya, investasi di jalan tol memang membutuhkan pembiayaan yang lebih besar karena ada proses konstruksi hingga pembebasan lahan yang tidak murah. Namun proyek investasi ini disebut cukup menguntungkan dari sisi imbal hasil.

"Tapi jalan tol di Jawa ini merupakan yang sangat menjanjikan dari sisi keuntungan. Kemudian kalau kita lihat Jalan tol di Sumatera, itu juga satu proyek yang menjanjikan," kata Luhut.

Pemerintah saat ini tengah mencari investor setidaknya untuk 2 proyek jalan tol di Jawa. Seperti jalan tol Pejagan - Cilacap sepanjang 95,39 Km, dan jalan tol Sentul Selatan - Karawang Barat sepanjang 60,36 Km.

Baca Juga: Proyek Tol Sentul-Karawang Rp34,75 Triliun Siap Tender, Target Operasi 2029

Proyek jalan tol Pejagan - Cilacap ini diproyeksikan membutuhkan investasi sebesar Rp27,59 triliun. Badan usaha akan mendapatkan konsesi selama 50 tahun dengan imbal hasil investasi bersumber dari pengenaan tarif tol. Pada Proyek ini pemerintah akan memberikan dukungan berupa pembebasan lahan dan dukungan konstruksi.

Sedangkan proyek tol Sentul - Selatan - Karawang Barat diproyeksikan membutuhkan pembiayaan sebesar Rp34,75 triliun. Badan Usaha akan mendapatkan konsesi selama 40 tahun dengan imbal hasil (return of investment) sekitar 16,27% per tahun dari pengenaan tarif tol.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved