Dolar AS Kehilangan Mahkota, Jatuh ke Titik Terendah dalam 3 Tahun

Jum'at, 13 Juni 2025 - 07:27 WIB
loading...
Dolar AS Kehilangan...
Dolar Amerika Serikat (USD) anjlok ke titik terendah dalam tiga tahun karena perubahan cepat dalam kebijakan perdagangan AS yang membuat pasar tidak stabil dan ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dolar Amerika Serikat (USD) anjlok ke titik terendah dalam tiga tahun karena perubahan cepat dalam kebijakan perdagangan AS yang membuat pasar tidak stabil dan ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve semakin meningkat. Sentimen itu memicu aliran dana keluar dari ekonomi terbesar di dunia.

Terpantau dolar sudah turun hampir 10% terhadap mata uang utama tahun ini, negara-negara di seluruh dunia menghadapi pergerakan FX yang tidak terduga yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi. "Jelas ada penjualan dolar yang solid," kata Kit Juckes, kepala strategist FX di Societe Generale.

Mata uang Skandinavia menjadi penampil terbaik terhadap dolar sejauh ini di tahun 2025. Krona Swedia meningkat 14%, performa terbaiknya terhadap mata uang AS dalam setidaknya 50 tahun.

Baca Juga: Beban Sejarah Defisit Perdagangan dan Melemahnya Dolar AS

Krona Norwegia juga meningkat hampir 12%, performa terbaiknya sejak 2008. Apa yang menjadi sorotan adalah seberapa banyak kekuatan ini berasal dari kelemahan dolar, Krona Swedia sementara itu hanya naik 4% terhadap euro dan Norwegia hanya 1,8%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
Ria Ricis Ajak Moana...
Ria Ricis Ajak Moana Berenang di Laut, Warganet Khawatir
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
Resmi! Aset Tirta Bhagasasi...
Resmi! Aset Tirta Bhagasasi Mulai Dialihkan, Layanan Air Bersih Bekasi Bakal Berubah
Berita Terkini
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
DJP Bidik Wajib Pajak...
DJP Bidik Wajib Pajak Baru, Sasar Data Rekening hingga Pelat Nomor Kendaraan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved