Obligasi Pasar Sekunder Bisa Jadi Alternatif Diversifikasi Investasi

Jum'at, 13 Juni 2025 - 20:25 WIB
loading...
Obligasi Pasar Sekunder...
Strategi diversifikasi investasi menjadi kunci penting untuk mengelola risiko dan menjaga stabilitas portofolio. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Strategi diversifikasi investasi menjadi kunci penting untuk mengelola risiko dan menjaga stabilitas portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika pasar keuangan. Pasalnya, penempatkan seluruh dana hanya pada satu jenis investasi berpotensi meningkatkan risiko kerugian yang tidak diinginkan.

Memahami tantangan tersebut, Jenius dari SMBC Indonesia meluncurkan produk investasi terbaru berupa Obligasi Pasar Sekunder. Produk ini dirancang untuk memudahkan masyarakat digital savvy melakukan diversifikasi investasi, mengelola risiko dengan lebih baik, sekaligus menikmati pendapatan rutin tanpa harus terus-menerus memantau pasar.

"Diversifikasi adalah kunci di tengah volatilitas pasar. Tidak semua orang punya waktu atau keahlian untuk terus mengawasi pasar dan menganalisis risiko. Oleh karena itu, Jenius menghadirkan Obligasi Pasar Sekunder agar pengguna memiliki pilihan investasi yang lebih lengkap sesuai kebutuhan," ujar Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia, Febri Rusli, Jumat (13/6).

Baca Juga: Investasi Infrastruktur di Indonesia Masih Menarik? Luhut: Perlu Waktu Pengembaliannya

Untuk memulai investasi melalui aplikasi Jenius, pengguna hanya perlu melengkapi dua informasi dasar, yakni tingkat pendidikan dan nama ibu kandung. Bagi yang sudah menikah, dapat menambahkan nama pasangan. Setelah pendaftaran, pengguna dapat langsung membuka akun obligasi dan reksa dana dalam satu aplikasi.

Informasi terkait obligasi disajikan secara rinci dan transparan di aplikasi Jenius, mulai dari estimasi kupon terkini, jadwal pembayaran kupon berikutnya, hingga proyeksi total investasi. Proses jual dan beli obligasi juga dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus keluar dari aplikasi.

Jenius menawarkan investasi obligasi dengan modal terjangkau, mulai dari Rp1 juta. Pengguna juga mendapatkan informasi estimasi total debit dan kupon setiap enam bulan sekali, sehingga potensi keuntungan dapat dipantau secara berkala.

Baca Juga: Realisasi Investasi Sektor Pariwisata Capai Rp41 Triliun di Kuartal I-2025

Saat ini, Jenius menyediakan hingga 30 pilihan seri obligasi, terdiri dari 24 seri dalam mata uang Rupiah dan 6 seri dalam mata uang dolar AS. Produk ini menawarkan berbagai tingkat kupon hingga 8,375 persen dan pilihan tenor yang beragam, memungkinkan investor menyesuaikan strategi investasi untuk tujuan jangka pendek maupun panjang.

Selain membeli dan menahan obligasi hingga jatuh tempo, pengguna juga dapat menjual obligasi sebelum masa jatuh tempo dengan proses pencairan dana dalam dua hari kerja. Fitur simulasi penjualan dan informasi total keuntungan sebelum menjual obligasi juga tersedia untuk membantu pengguna memprediksi potensi hasil investasi.

"Obligasi Pasar Sekunder di Jenius menjadi alternatif menarik bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio dan mengelola risiko secara lebih efektif di tengah pasar yang dinamis," kata Febri.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved