Prabowo Pilih Temui Putin di Rusia, Absen KTT G7 Kanada

Jum'at, 13 Juni 2025 - 21:45 WIB
loading...
Prabowo Pilih Temui...
Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu, Rabu (31/7/2024) membahas rencana kerja sama yang lebih luas. FOTO/KREMLIN.RU
A A A
JAKARTA - Presiden Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 18–20 Juni 2025. Kunjungan ini dilakukan atas undangan resmi pemerintah Rusia dan mencakup agenda pembicaraan bilateral serta partisipasi dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg.

Keputusan ini sekaligus menandai ketidakhadiran Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kanada, meski ia menerima undangan langsung dari Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Absennya Presiden RI dari forum negara-negara maju ini memunculkan pertanyaan seputar arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.

"Presiden baru saja menerima telepon dari Perdana Menteri Kanada dan menyampaikan dukungannya terhadap pertemuan G7," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat dalam konferensi pers dikutip dari SCMP, Jumat (13/6). "Namun, Presiden tidak akan hadir secara langsung."

Baca Juga: Airlangga Bocorkan Isi Percakapan Telepon Trump dengan Prabowo

Kementerian Luar Negeri Indonesia belum mengonfirmasi apakah Prabowo akan mengikuti pertemuan G7 secara virtual atau menunjuk delegasi pengganti. Di sisi lain, Perdana Menteri India Narendra Modi telah memastikan kehadirannya, sebuah langkah penting di tengah upaya pemulihan hubungan India-Kanada yang sempat renggang.

Indonesia secara tradisional menganut kebijakan luar negeri bebas aktif dan tidak berpihak pada blok manapun. Pemerintah menegaskan bahwa kunjungan ke Rusia telah dijadwalkan jauh sebelum undangan G7 diterima. Namun, pilihan untuk mendahulukan pertemuan dengan Putin tetap menyulut spekulasi arah diplomasi Indonesia ke depan.

Sejak terpilih sebagai Presiden RI, Prabowo menunjukkan keinginan mempererat hubungan dengan berbagai negara besar, termasuk Rusia. Ia pernah bertemu Putin pada 2023 dan mengajukan usulan perdamaian untuk konflik Ukraina, yang dinilai mencerminkan kedekatan pandangannya dengan Moskow.

Usulan itu mencakup gencatan senjata, pembentukan zona penyangga yang diawasi PBB, serta referendum di wilayah yang dikuasai Rusia. Meskipun menuai kritik dari Barat, langkah tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai pihak yang berusaha menjembatani konflik global, meski cenderung tidak menentang Rusia secara terbuka.

Pada Desember tahun lalu, Prabowo juga menjamu Kepala Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Jakarta. Pertemuan itu membahas kerja sama militer dan menjadi salah satu lawatan pejabat tinggi Rusia ke Asia Tenggara sejak invasi ke Ukraina dimulai.

Dalam kunjungannya pekan depan, Prabowo dan Putin diperkirakan akan membahas berbagai bentuk kerja sama bilateral, termasuk bidang pertahanan, transportasi, dan pendidikan. "Isu-isu strategis menjadi perhatian bersama dalam pertemuan ini," ungkap Rolliansyah.

Baca Juga: Penuhi Undangan Putin, Prabowo Terbang ke Rusia Pekan Depan

Selain ke Moskow, Prabowo dijadwalkan singgah di Singapura untuk bertemu Perdana Menteri Lawrence Wong sebelum melanjutkan perjalanan ke Rusia. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan regional sekaligus menjaga keseimbangan dalam peta diplomasi global.

Kunjungan ini menunjukkan bahwa Indonesia tetap berusaha menjaga otonomi diplomatiknya di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks, terutama di tengah rivalitas antara blok Barat dan negara-negara Timur.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved