Era Kejayaan BRICS dan Dedolarisasi, Lebih 90 Negara Tinggalkan Dolar AS

Jum'at, 13 Juni 2025 - 22:23 WIB
loading...
Era Kejayaan BRICS dan...
Negara-negara BRICS dengan cepat meninggalkan dolar AS dan mendorong aliansi-aliasi lain untuk melakukan hal yang sama. FOTO/Watcher Guru
A A A
JAKARTA - Negara-negara BRICS dengan cepat meninggalkan dolar AS dan mendorong aliansi-aliasi lain untuk melakukan hal yang sama. Saat ini, lebih dari 90 negara telah beralih dari dolar AS ke mata uang alternatif seperti yuan dan rupee. Pergerakan ini menjadi tantangan terbesar terhadap dominasi keuangan Amerika sejak Perang Dunia II.

Negara-negara yang meninggalkan dolar AS mencari alternatif mata uang BRICS melalui mekanisme yuan yang menggantikan dolar serta mempercepat tren dedolarisasi global yang membentuk kembali perdagangan internasional secara fundamental. Negara-negara BRICS telah mencapai kesuksesan dedolarisasi yang signifikan, dengan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka melakukan lebih dari 85% transaksi lintas batas menggunakan mata uang nasional.

Transformasi Rusia menunjukkan bahwa negara-negara yang meninggalkan dolar AS dapat berhasil. Ekspor berbasis rubel Rusia melonjak dari 10% menjadi lebih dari 40% setelah sanksi terkait Ukraina.

"Kami anggota BRICS, Iran dan Rusia telah menandatangani perjanjian mata uang dengan Rusia dan sepenuhnya menghapus dolar AS. Sekarang kami hanya memperdagangkan rubel dan rial," ujar Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad Reza Farzin dikutip dari Watcher Guru, Jumat (13/6).

Kemitraan India-Rusia juga menunjukkan efektivitas yuan dalam menggantikan dolar. Perdagangan bilateral antara kedua negara melonjak dari USD13 miliar menjadi USD27 miliar melalui pembelian dalam mata uang rupee, membuktikan bahwa sistem mata uang alternatif BRICS berhasil dalam praktiknya.

Pengembangan BRICS Pay semakin cepat seiring dengan negara-negara dedolarisasi BRICS yang mencari alternatif yang layak. Sistem ini memfasilitasi transaksi mata uang lokal dan mendukung pengurangan ketergantungan dolar yang berkelanjutan di lebih dari 50 negara yang berpartisipasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved