Iran Balas Serangan Israel, Harga Emas Antam Meroket Tembus Rp1.960.000

Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:09 WIB
loading...
Iran Balas Serangan...
Harga emas Antam (ANTM) mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (14/6). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga emas Antam (ANTM) mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (14/6), dengan kenaikan sebesar Rp9.000 menembus angka Rp1.960.000 per gram. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback yang meningkat Rp9.000 menjadi Rp1.804.000.

Harga emas Antam yang baru berlaku ini dapat ditemukan di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Namun, beberapa jenis emas masih belum tersedia di laman resmi mereka. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan dikenakan pajak penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen.

Baca Juga: Ratusan Rudal Iran Porak-porandakan Israel, Tembus ke Tel Aviv

Bagi pembeli yang ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen, disarankan untuk menyertakan nomor NPWP setiap kali melakukan transaksi.

Dinamika harga emas dunia turut berkontribusi terhadap kenaikan harga emas Antam. Pada hari sebelumnya, harga emas dunia di pasar spot ditutup pada angka USD3.423,03 per troy ons, mengalami kenaikan 1,36% dibandingkan hari sebelumnya. Ini merupakan level tertinggi sejak 21 April, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di USD 3.434,4 per troy ons.

Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah menjadi faktor pendorong utama bagi harga emas. Pada hari yang sama, Israel dan Iran saling melakukan serangan. Israel meluncurkan serangan dengan misil dan pesawat tanpa awak (drone) ke wilayah Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan udara.

"Balasan Iran, termasuk ancaman terhadap aset-aset Amerika Serikat (AS), menambah ketidakpastian di pasar. Sentimen pasar pun melorot, sehingga emas menjadi pilihan sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas," ungkap Charu Chanana, Strategist di Saxo Capital Markets Pte, seperti yang dilansir dari Bloomberg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved