Gimana Mau Bangkit? Anggaran Belanja UMKM Rp307 Triliun Baru Terserap 20%
Selasa, 08 September 2020 - 17:04 WIB
loading...
Penyerapan anggaran belanja UMKM masih minim. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah telah menganggarkan Rp307 triliun untuk belanja produk UMKM. Namun demikian realisasinya masih sangat minim, yakni baru terserap sekitar 20%.
"Ini memang penyerapannya masih rendah, baru di kisaran 18-20%," ujar Teten dalam webinar bertajuk UMKM, Pahlawan Ekonomi di Masa Pandemi, di Jakarta, Selasa (8/9/2020). Baca Juga: Rajin-rajin Cek Rekening Ya! Bantuan Jokowi Rp14,5 Triliun Sudah Ditransfer Lho..
Menurut dia anggaran itu pada dasarnya digunakan meningkatkan daya beli masyarakat khususnya membeli produk UMKM. Untuk mendorong agar belaja produk UMKM meningkat pihaknya juga mengajak kementerian dan lembaga untuk membeli produk lokal.
Namun demikian, dorongan tersebut juga perlu didukung dengan kebijakan fiskal yang luwes dari Kementerian Keuangan agar belanja semakin mudah. Tidak hanya itu,Kemenkop UKM juga sedang bekerjasama dengan LKPP untuk memudahkan belanja kementerian/lembaga dan daerah agar bisa mendongkrak penjualan produk koperasi dan UMKM.
"Kami bersama LKPP dan daerah sedang giat melakukan pelatihan-pelatihan kepada para pelaku UMKM di daerah. Lewat e-commerce juga kami giatkan, sehingga K/L untuk konsumsi belanja produk UMKM dan koperasi di platform digital ya sudah bisa lah karena mudah," ungkap Teten.
"Ini memang penyerapannya masih rendah, baru di kisaran 18-20%," ujar Teten dalam webinar bertajuk UMKM, Pahlawan Ekonomi di Masa Pandemi, di Jakarta, Selasa (8/9/2020). Baca Juga: Rajin-rajin Cek Rekening Ya! Bantuan Jokowi Rp14,5 Triliun Sudah Ditransfer Lho..
Menurut dia anggaran itu pada dasarnya digunakan meningkatkan daya beli masyarakat khususnya membeli produk UMKM. Untuk mendorong agar belaja produk UMKM meningkat pihaknya juga mengajak kementerian dan lembaga untuk membeli produk lokal.
Namun demikian, dorongan tersebut juga perlu didukung dengan kebijakan fiskal yang luwes dari Kementerian Keuangan agar belanja semakin mudah. Tidak hanya itu,Kemenkop UKM juga sedang bekerjasama dengan LKPP untuk memudahkan belanja kementerian/lembaga dan daerah agar bisa mendongkrak penjualan produk koperasi dan UMKM.
"Kami bersama LKPP dan daerah sedang giat melakukan pelatihan-pelatihan kepada para pelaku UMKM di daerah. Lewat e-commerce juga kami giatkan, sehingga K/L untuk konsumsi belanja produk UMKM dan koperasi di platform digital ya sudah bisa lah karena mudah," ungkap Teten.
Lihat Juga :