Land Clearing Dimulai, Proyek Strategis Gasifikasi Nias Siap Dibangun
Selasa, 17 Juni 2025 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini akan menyediakan gas alam cair (LNG) untuk satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 34,4 MW pada tahap awal, yang kemudian akan ditingkatkan hingga mencapai kapasitas total 59,4 MW.
Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun wilayah kepulauan. Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek, terutama dalam hal perizinan dan sinkronisasi tata ruang.
"Kami siap mendukung penuh proses percepatan ini karena proyek ini bukan hanya milik PLN atau Kota Gunungsitoli, tetapi bagian dari proyek strategis nasional yang akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.
Sowa'a juga menilai bahwa peralihan dari BBM ke Gas akan membawa dampak positif bagi lingkungan dan kualitas udara, karena emisi karbon dioksida yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. “Ini untuk masyarakat, untuk Kepulauan Nias maka harus kita dukung penuh, " tandasnya.
Sementara, Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus Panjaitan menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Kepulauan Nias saat ini masih bersifat isolated, belum terhubung dengan jaringan listrik Sumatera. Total daya mampu sistem saat ini sekitar 62,9 MW, dengan beban puncak yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.
Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun wilayah kepulauan. Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek, terutama dalam hal perizinan dan sinkronisasi tata ruang.
"Kami siap mendukung penuh proses percepatan ini karena proyek ini bukan hanya milik PLN atau Kota Gunungsitoli, tetapi bagian dari proyek strategis nasional yang akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.
Sowa'a juga menilai bahwa peralihan dari BBM ke Gas akan membawa dampak positif bagi lingkungan dan kualitas udara, karena emisi karbon dioksida yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. “Ini untuk masyarakat, untuk Kepulauan Nias maka harus kita dukung penuh, " tandasnya.
Sementara, Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus Panjaitan menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Kepulauan Nias saat ini masih bersifat isolated, belum terhubung dengan jaringan listrik Sumatera. Total daya mampu sistem saat ini sekitar 62,9 MW, dengan beban puncak yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.
Lihat Juga :