AS Bakal Akhiri Subsidi Kendaraan Listrik, Strategi Trump Bunuh Tesla?

Rabu, 18 Juni 2025 - 07:40 WIB
loading...
AS Bakal Akhiri Subsidi...
Rencana penghapusan subsidi kendaraan listrik oleh Presiden AS, Donald Trump, memantik perhatian publik dan pasar. FOTO/USA Today
A A A
JAKARTA - Rencana penghapusan subsidi kendaraan listrik (EV) oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump,memantik perhatian publik dan pasar. Pasalnya, kebijakan ini secara langsung menyasar sektor otomotif listrik yang selama ini ditopang oleh insentif pajak federal, termasuk Tesla, perusahaan milik miliarder Elon Musk.

Dikutip dari USA Today, Trump sedang menyiapkan rancangan undang-undang yang akan mencabut insentif pajak untuk EV lebih awal dari tenggat yang seharusnya berlaku hingga 2032. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi politik dan ekonomi yang kontroversial dan menimbulkan pertanyaan besar apakah ini bentuk "serangan" terhadap Tesla?

Baca Juga: Tsunami Mobil Listrik China Makin Ganas: BYD Dominasi Total, Raksasa Jepang & Korea Terlempar dari Papan Atas!

Tesla sedang menghadapi masa sulit. Data terbaru menunjukkan pengiriman kendaraan Tesla turun 32 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dan anjlok 13 persen secara tahunan. Penurunan ini terjadi di tengah stagnasi permintaan dan belum jelasnya peluncuran model baru hingga paling cepat tahun 2025 atau 2026.

Potensi dihapuskannya insentif federal, berkisar antara USD4.000 hingga USD7.500 per unit kendaraan berpotensi membuat harga jual Tesla melambung. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu penurunan permintaan lebih lanjut, mengingat produk yang ditawarkan mulai dinilai “usang” oleh konsumen pasar utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved