Dukung SDGs, Sucor AM Integrasikan ESG dalam Bisnis Investasi
Rabu, 18 Juni 2025 - 14:13 WIB
loading...
Program penanaman 500 bibit mangrove di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) memantapkan langkah awal dalam membangun investasi berkelanjutan dengan mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh lini bisnisnya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program penanaman 500 bibit mangrove di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif perusahaan untuk mendukung Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan serta mendorong tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).
"Keberlanjutan bukan sekedar tren, melainkan sebuah keharusan. Ini adalah langkah awal dari transformasi jangka panjang kami agar investasi hari ini membawa manfaat nyata bagi masa depan," ujar Direktur dan Ketua Komite ESG Sucor AM, Fajrin Hermansyah, dalam keterangannya, Rabu (18/6).
Baca Juga: MNC Sekuritas dan Sucor AM Edukasi Pasar Modal Syariah di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Program tersebut menekankan pentingnya restorasi kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Namun, lebih dari itu, Sucor AM juga menargetkan dampak sosial dan ekonomi dengan melibatkan warga lokal dalam proses penanaman, perawatan, dan pemantauan pohon mangrove.
Sucor AM berkolaborasi untuk mendukung transparansi dalam pelaksanaan program. Setiap tahap kegiatan dapat dipantau secara daring, termasuk perhitungan potensi penyerapan karbon dan dampak ekologis lainnya.
"Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk mengukur secara nyata kontribusi terhadap lingkungan dan memaksimalkan manfaat jangka panjang bagi komunitas," kata Fajrin.
Partisipasi masyarakat setempat menjadi aspek penting dalam program ini. Selain menciptakan peluang kerja berbasis lingkungan, inisiatif ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Sucor AM menegaskan, upaya ini bukanlah proyek satu kali, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan jangka panjang yang akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.
Baca Juga: Danantara dan INA Bidik Proyek Milik Chandra Asri Senilai Rp13 Triliun
Dalam peta jalan ESG yang sedang dikembangkan, perusahaan akan terus mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam praktik investasi guna menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Langkah tersebut juga menjadi respons terhadap meningkatnya perhatian investor terhadap isu keberlanjutan dan tata kelola yang bertanggung jawab dalam dunia keuangan. Melalui inisiatif ini, Sucor AM berharap dapat memainkan peran aktif dalam menggerakkan sektor jasa keuangan Indonesia menuju arah yang lebih hijau, inklusif, dan berdampak positif.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif perusahaan untuk mendukung Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan serta mendorong tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).
"Keberlanjutan bukan sekedar tren, melainkan sebuah keharusan. Ini adalah langkah awal dari transformasi jangka panjang kami agar investasi hari ini membawa manfaat nyata bagi masa depan," ujar Direktur dan Ketua Komite ESG Sucor AM, Fajrin Hermansyah, dalam keterangannya, Rabu (18/6).
Baca Juga: MNC Sekuritas dan Sucor AM Edukasi Pasar Modal Syariah di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Program tersebut menekankan pentingnya restorasi kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Namun, lebih dari itu, Sucor AM juga menargetkan dampak sosial dan ekonomi dengan melibatkan warga lokal dalam proses penanaman, perawatan, dan pemantauan pohon mangrove.
Sucor AM berkolaborasi untuk mendukung transparansi dalam pelaksanaan program. Setiap tahap kegiatan dapat dipantau secara daring, termasuk perhitungan potensi penyerapan karbon dan dampak ekologis lainnya.
"Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk mengukur secara nyata kontribusi terhadap lingkungan dan memaksimalkan manfaat jangka panjang bagi komunitas," kata Fajrin.
Partisipasi masyarakat setempat menjadi aspek penting dalam program ini. Selain menciptakan peluang kerja berbasis lingkungan, inisiatif ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Sucor AM menegaskan, upaya ini bukanlah proyek satu kali, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan jangka panjang yang akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.
Baca Juga: Danantara dan INA Bidik Proyek Milik Chandra Asri Senilai Rp13 Triliun
Dalam peta jalan ESG yang sedang dikembangkan, perusahaan akan terus mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam praktik investasi guna menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Langkah tersebut juga menjadi respons terhadap meningkatnya perhatian investor terhadap isu keberlanjutan dan tata kelola yang bertanggung jawab dalam dunia keuangan. Melalui inisiatif ini, Sucor AM berharap dapat memainkan peran aktif dalam menggerakkan sektor jasa keuangan Indonesia menuju arah yang lebih hijau, inklusif, dan berdampak positif.
(nng)
Lihat Juga :