Hentikan Pasokan Gas Rusia Bikin Negara UE Ini Habiskan Duit Rp298,2 Triliun

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:15 WIB
loading...
Hentikan Pasokan Gas...
Slovakia terancam kena penalti sebesar 16 miliar euro atau setara Rp298,2 triliun, karena memutuskan kesepakatan gas jangka panjang dengan Gazprom Rusia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Slovakia terancam kena penalti sebesar 16 miliar euro (USD18 miliar) atau setara Rp298,2 triliun, karena memutuskan kesepakatan gas jangka panjang dengan Gazprom Rusia . Penghentian kontrak pasokan gas Rusia sejalan dengan rencana yang diusulkan Uni Eropa (UE) , seperti disampaikan oleh importir gas SPP milik negara.

Di bawah rencana yang disebut REPowerEU, Brussel bertekad menghentikan ketergantungan Uni Eropa pada bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2028. Undang-undang kontroversial ini, didukung oleh Presiden Komisi Ursula von der Leyen, yang akan melarang kontrak gas baru dengan Rusia mulai tahun 2026 dan untuk jangka panjang hingga akhir 2027.

Baca Juga: Daftar Harga Gas di Negara-negara Eropa, Dari yang Termahal hingga Paling Murah

Komisi Eropa sedang mempertimbangkan jalur hukum untuk memungkinkan perusahaan-perusahaan Eropa mengklaim force majeure, sehingga membuka peluang mengakhiri kontrak gas Rusia tanpa penalti.

Importir gas SPP sejatinya memiliki perjanjian pasokan dengan Gazprom hingga 2034. Meski pengajuan pemutusan kontrak dalam keadaan terpaksa, raksasa energi Rusia mungkin mengincar kompensasi jika larangan impor di seluruh UE mulai berlaku.

Slovakia sempat berulang kali menekankan risiko memutus pasokan Rusia, dengan peringatan bahwa hal itu akan meningkatkan harga di seluruh Eropa dan merusak keamanan energi kawasan. Bersama dengan Hongaria, Austria, dan Italia, Bratislava menentang sanksi terhadap gas Rusia, yang saat ini memerlukan dukungan bulat dari semua negara anggota UE.

Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico mengkritik rencana penghapusan fase baru ini sebagai tindakan “bunuh diri ekonomi.” Namun berbeda dengan sanksi, rencana ini diharapkan bakal menjadi undang-undang perdagangan, yang memerlukan dukungan hanya 15 dari 27 anggota UE untuk disahkan, seperti dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Harga Minyak Dunia Tergantung...
Harga Minyak Dunia Tergantung Mood Trump! Naik-Turun Cuma Gara-gara Presiden AS Kurang Tidur
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rekomendasi
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Berita Terkini
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved