BRICS vs NATO: Siapa Pemilik Kekuatan Militer dan Ekonomi Terbesar di 2025?

Jum'at, 20 Juni 2025 - 08:28 WIB
loading...
BRICS vs NATO: Siapa...
Pesawat siluman Rusia dan AS saling berhadapan di India. FOTO/Sputnik
A A A
JAKARTA - Persaingan geopolitik antara militer NATO dan blok ekonomi BRICS semakin menguat di 2025. Kedua kubu saling unggul di bidang berbeda. NATO dengan kekuatan militernya yang terintegrasi sementara BRICS mengandalkan pertumbuhan ekonomi dan populasi besar.

NATO masih memimpin dalam hal belanja pertahanan dengan anggaran mencapai USD1,3 triliun pada 2024. Amerika Serikat (AS) menjadi kontributor terbesar dengan pengeluaran USD877 miliar, menciptakan kesenjangan signifikan dibandingkan total belanja pertahanan BRICS yang hanya USD350 miliar. China, sebagai kekuatan utama BRICS mengalokasikan USD225 miliar disusul India dengan investasi besar di sektor pertahanan.

Baca Juga: 4 Negara ASEAN yang Resmi Gabung BRICS, Ini Daftar Terbaru

Keunggulan NATO juga terlihat dari integrasi militernya yang solid di bawah Pasal 5, yang menjamin pertahanan kolektif bagi 32 negara anggota. Sementara, BRICS masih bergantung pada kekuatan militer nasional masing-masing negara tanpa struktur komando terpadu.

Terkait persenjataan nuklir, BRICS unggul dengan 6.360 hulu ledak didominasi oleh gudang senjata Rusia. NATO memiliki sekitar 5.500 hulu ledak, dengan AS dan Prancis sebagai pemegang utama. Meski demikian, NATO memiliki keunggulan teknologi dan sistem peluncuran yang lebih canggih.

Di bidang ekonomi, BRICS justru memimpin dengan Produk Domestik Bruto (PDB) gabungan mencapai lebih dari USD60 triliun pada 2024, mengalahkan NATO yang hanya USD40 triliun. China menyumbang USD18 triliun, sementara keanggotaan baru seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) memperkuat posisi BRICS.

Dilansir dari Watcher Guru, tingkat pertumbuhan BRICS juga lebih unggul 4% dibandingkan NATO dengan rata-rata 1-2,5%. Selain itu, BRICS menguasai 25% ekspor global dan terus meningkatkan perdagangan intra-blok.

Baca Juga: Iran Akan Terus Serang Israel: Situs Nuklir Zionis Bakal Hadapi Pukulan Telak!

BRICS juga menguasai 45% populasi dunia mencapai 3,5 miliar orang dengan India dan China sebagai pendorong utama. NATO hanya mencakup 950 juta penduduk. Namun, NATO masih mendominasi lembaga global seperti Dewan Keamanan PBB, IMF, dan Bank Dunia.

Sebaliknya, BRICS mengembangkan institusi alternatif seperti Bank Pembangunan Baru (NDB) untuk menyaingi hegemoni Barat. Sejumlah analis memprediksi persaingan ini akan membentuk tatanan dunia multipolar.

NATO tetap unggul di sektor militer dan teknologi, sementara BRICS terus memperluas pengaruh ekonomi dan politik. Keduanya mungkin tidak akan bertempur langsung, tetapi persaingan mereka akan menentukan arah geopolitik global dalam beberapa tahun ke depan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Rekomendasi
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved