RUPST MNCN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Modal dan Ekspansi Digital
Jum'at, 20 Juni 2025 - 21:17 WIB
loading...
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk ( MNCN ) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST ) yang memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024. Direktur Utama MNCN, Noersing mengatakan, keputusan ini diambil seiring dengan rencana penggunaan keuntungan bersih perseroan yang akan dialokasikan untuk memperkuat permodalan dan pengembangan usaha di industri media dan hiburan, khususnya di bidang digital.
"Menggunakan keuntungan bersih perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp1 miliar akan dibukukan sebagai dana cadangan, guna memenuhi anggaran dasar perseroan dan UU No.40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas," ujarnya dalam RUPST MNCN di MNC Conference Hall iNews Tower Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Noersing menegaskan, bahwa tidak ada pembagian dividen perseroan untuk tahun buku 2024. Sisa keuntungan perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk pendanaan yang dibutuhkan dalam rencana strategis perseroan dalam memperkuat permodalan dan pengembangan usaha perseroan di industri media dan hiburan khususnya dalam bidang digital.
Baca Juga: MNCN Catatkan Laba Bersih Rp1,02 Triliun di Kuartal III-2024
Direktur MNCN, Ruby Panjaitan sebelumnya memaparkan, kinerja keuangan perseroan untuk tahun buku 2024. MNCN berhasil mengumpulkan revenue sebesar Rp7,95 triliun, mengalami kenaikan 2% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,78 triliun.
Adapun kontributor utama kenaikan pendapatan berasal dari beberapa segmen yakni pendapatan dari digital naik sebesar 4%, pendapatan dari konten dan IP mengalami kenaikan 38%, dari Rp1,28 triliun menjadi Rp1,76 triliun, serta pendapatan dari subscription juga mengalami kenaikan 44%.
Kenaikan pendapatan ini berdampak positif pada profitabilitas. Gross profit juga mengalami kenaikan 1 % dari Rp3,61 triliun menjadi Rp3,66 triliun. Baca Juga: MNCN Rampungkan RUPS Tahunan, Pemegang Saham Sepakat Perkuat Modal
Dampaknya, EBITDA mengalami kenaikan 3% dari Rp2,33 triliun menjadi Rp2,39 triliun, dengan EBITDA margin 39%. Selain itu net income juga mengalami kenaikan 5%, dari Rp1,09 triliun menjadi Rp1,14 triliun.
RUPST MNCN juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku sejak ditutupnya rapat.
Komisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
Komisaris: Syafril Nasution
Komisaris Independen: Joel Richard Hogarth
Direksi
Direktur Utama: Noersing
Wakil Direktur Utama: Kanti Mirdiati Imansyah
Direktur: Ruby Panjaitan
Direktur: Tantan Sumartana
Direktur: Dini Aryanti Putri
Direktur: Cahyarina Agustina Asri
"Menggunakan keuntungan bersih perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp1 miliar akan dibukukan sebagai dana cadangan, guna memenuhi anggaran dasar perseroan dan UU No.40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas," ujarnya dalam RUPST MNCN di MNC Conference Hall iNews Tower Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Noersing menegaskan, bahwa tidak ada pembagian dividen perseroan untuk tahun buku 2024. Sisa keuntungan perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk pendanaan yang dibutuhkan dalam rencana strategis perseroan dalam memperkuat permodalan dan pengembangan usaha perseroan di industri media dan hiburan khususnya dalam bidang digital.
Baca Juga: MNCN Catatkan Laba Bersih Rp1,02 Triliun di Kuartal III-2024
Direktur MNCN, Ruby Panjaitan sebelumnya memaparkan, kinerja keuangan perseroan untuk tahun buku 2024. MNCN berhasil mengumpulkan revenue sebesar Rp7,95 triliun, mengalami kenaikan 2% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,78 triliun.
Adapun kontributor utama kenaikan pendapatan berasal dari beberapa segmen yakni pendapatan dari digital naik sebesar 4%, pendapatan dari konten dan IP mengalami kenaikan 38%, dari Rp1,28 triliun menjadi Rp1,76 triliun, serta pendapatan dari subscription juga mengalami kenaikan 44%.
Kenaikan pendapatan ini berdampak positif pada profitabilitas. Gross profit juga mengalami kenaikan 1 % dari Rp3,61 triliun menjadi Rp3,66 triliun. Baca Juga: MNCN Rampungkan RUPS Tahunan, Pemegang Saham Sepakat Perkuat Modal
Dampaknya, EBITDA mengalami kenaikan 3% dari Rp2,33 triliun menjadi Rp2,39 triliun, dengan EBITDA margin 39%. Selain itu net income juga mengalami kenaikan 5%, dari Rp1,09 triliun menjadi Rp1,14 triliun.
RUPST MNCN juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku sejak ditutupnya rapat.
Susunan Terbaru Dewan KomisarisMNCN:
Dewan KomisarisKomisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
Komisaris: Syafril Nasution
Komisaris Independen: Joel Richard Hogarth
Direksi
Direktur Utama: Noersing
Wakil Direktur Utama: Kanti Mirdiati Imansyah
Direktur: Ruby Panjaitan
Direktur: Tantan Sumartana
Direktur: Dini Aryanti Putri
Direktur: Cahyarina Agustina Asri
(akr)
Lihat Juga :