Prabowo Pamer Kekayaan Alam RI di Rusia: Jika Diselewengkan Bisa Jadi Kutukan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 09:03 WIB
loading...
Prabowo Pamer Kekayaan...
Presiden Prabowo Subianto memamerkan kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia saat menjadi pembicara utama di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) di Rusia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memamerkan, kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia saat menjadi pembicara utama di Forum Ekonomi Internasional The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) di Rusia, pada Jumat (20/6/2025).

“Negara kita kaya sumber daya alam, hutan luas, cadangan mineral, dan komoditas yang dibutuhkan dunia. Jika dikelola dengan bijak ini adalah berkah, namun jika diselewengkan bisa menjadi kutukan,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Pada kesempatan itu, Prabowo pun mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah populasi terbesar keempat di dunia. Bahkan, setiap tahun lahir sekitar 5 juta warga Indonesia baru. Jumlah ini, kata Prabowo, sama dengan populasi negara tetangga Indonesia, Singapura dalam setahun.

Baca Juga: Prabowo Terbitkan PP DHE SDA: Kewajiban Penempatan Devisa 100% ke Bank Nasional

“Setiap tahun, lahir sekitar lima juta warga Indonesia baru, setara populasi Singapura dalam setahun. Dalam sepuluh tahun, jumlahnya dapat setara dengan sepuluh Singapura di Asia Tenggara,” ujarnya.

Hal inilah,kata Prabowo, menjadikan tantangan untuk pemerintah agar bisa memberikan penghidupan yang layak, sekolah, hingga kesehatan bagi masyarakat Indonesia. “Ini memberi kita peluang besar, sekaligus tantangan besar, bagaimana memberi makan lima juta mulut baru setiap tahun, menyediakan lima juta tempat sekolah, layanan kesehatan, dan terutama pangan," paparnya.

“Menurut saya, tugas utama pemerintah adalah melindungi rakyatnya, melindungi dari kelaparan, kemiskinan, dan penderitaan akibat kondisi sulit,” kata Prabowo.

Baca Juga: Berharap Kebijakan DHE SDA yang Bijaksana

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan, prioritas utamanya ketika memimpin Indonesia adalah pertama, mencapai swasembada pangan. Kedua, swasembada energi. Ketiga, meningkatkan kualitas pendidikan agar masyarakat mampu bersaing di era abad 21, dan keempat, mempercepat industrialisasi Indonesia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Rekomendasi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Relakan Status Juara Grup K Direbut Kolombia
Berita Terkini
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved