Putus Ketergantungan dengan China, AS Coba Bikin Magnet Tanah Jarang Sendiri

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Setelah lama menyerahkan pasar kepada China, perusahaan-perusahaan Amerika berjuang untuk kembali relevan. Namun keadaan awal USA Rare Earth - yang go public pada bulan Maret - dan rintangan yang menghalangi jalan perusahaan mencerminkan kebenaran yang tidak nyaman.

Butuh bertahun-tahun sebelum Amerika Serikat dapat melepaskan ketergantungan pada musuh strategis utamanya. Dan pemerintah federal harus terlibat secara signifikan untuk membuat perubahan itu agar bisa terwujud.

"Kami memiliki sumber masa depan. Namun, untuk beberapa tahun ke depan, dunia berada dalam posisi sulit," kata Joshua Ballard, CEO USARE.

"Sayangnya, kami seperti bergantung pada China. Itulah cara kami membiarkan diri kami selama beberapa dekade terakhir, dan butuh waktu untuk keluar dari situ," sambungnya.

Di dalam fasilitas pabrik seluas 310.000 kaki persegi milik perusahaan di Oklahoma, yang dulunya menampung mesin cetak untuk majalah Rolling Stone, bentuk operasi manufaktur mulai terbentuk. Teknisi mengelilingi peralatan besar yang diperoleh dari pabrik Hitachi yang menutup perangkat tersebut sepuluh tahun yang lalu setelah hanya 18 bulan penggunaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved