Harga Minyak Anjlok usai Israel dan Iran Genjatan Senjata

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Konflik Iran vs Israel memicu kekhawatiran bahwa biaya hidup bisa meningkat seiring dengan naiknya harga bensin, solar, dan biaya berusaha. Minyak mentah saat ini diperdagangkan pada posisi USD67,68 di bawah level saat Israel meluncurkan misil terhadap fasilitas nuklir Iran pada 13 Juni, lalu.

"Jika gencatan senjata disepakati seperti yang diumumkan, investor mungkin berharap kembalinya situasi menjadi normal di sektor minyak," kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova.

Tetapi dia menambahkan bahwa "sejauh mana Israel dan Iran mematuhi gencatan senjata yang baru saja diumumkan akan memainkan peran signifikan dalam menentukan harga minyak".

Penurunan harga terjadi ketika Israel mengklaim bahwa Iran melanggar gencatan senjata setelah menuduh Teheran melakukan serangan misil.

Pasar saham di AS ditutup lebih tinggi. S&P 500, Dow Jones Industrial Average, dan Nasdaq semua meningkat lebih dari 1%. Di Eropa, indeks FTSE 100 di Inggris ditutup datar, sementara Dax Jerman meningkat sebesar 1,6%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Rekomendasi
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved