Harga Minyak Anjlok usai Israel dan Iran Genjatan Senjata

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:45 WIB
loading...
Harga Minyak Anjlok...
Harga minyak dunia anjlok 5% setelah Israel setuju untuk menghentikan pertempuran dengan Iran setelah hampir dua minggu konflik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak dunia anjlok 5% pada hari Selasa, kemarin setelah Israel setuju untuk menghentikan pertempuran dengan Iran setelah hampir dua minggu konflik. Minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional untuk harga minyak, turun di bawah USD67 per barel pada akhir sesi, meskipun kemudian pulih.

Harga minyak diketahui telah melonjak dalam beberapa hari terakhir seiring memanasnya perang Iran vs Israel hingga memicu kekhawatiran dapat mengganggu pasokan global. Bahkan Iran telah sepakat memblokade Selat Hormuz, rute pengiriman penting untuk minyak dan gas.

Pasar saham di AS (Amerika Serikat), Inggris, dan Eropa naik dan tetap stabil setelah Presiden AS Donald Trump memberi tahu Israel di media sosial untuk tidak menjatuhkan bom setelah mereka menuduh Iran melanggar gencatan senjata.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Mentah Bakal Jadi Berapa?

Hanya beberapa jam sebelumnya, Trump telah menyatakan gencatan senjata "sekarang sudah berlaku", setelah itu Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah setuju dengan langkah tersebut. Harga minyak telah meroket hingga USD81 per barel sejak serangan misil dimulai.

Konflik Iran vs Israel memicu kekhawatiran bahwa biaya hidup bisa meningkat seiring dengan naiknya harga bensin, solar, dan biaya berusaha. Minyak mentah saat ini diperdagangkan pada posisi USD67,68 di bawah level saat Israel meluncurkan misil terhadap fasilitas nuklir Iran pada 13 Juni, lalu.

"Jika gencatan senjata disepakati seperti yang diumumkan, investor mungkin berharap kembalinya situasi menjadi normal di sektor minyak," kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova.

Tetapi dia menambahkan bahwa "sejauh mana Israel dan Iran mematuhi gencatan senjata yang baru saja diumumkan akan memainkan peran signifikan dalam menentukan harga minyak".

Penurunan harga terjadi ketika Israel mengklaim bahwa Iran melanggar gencatan senjata setelah menuduh Teheran melakukan serangan misil.

Pasar saham di AS ditutup lebih tinggi. S&P 500, Dow Jones Industrial Average, dan Nasdaq semua meningkat lebih dari 1%. Di Eropa, indeks FTSE 100 di Inggris ditutup datar, sementara Dax Jerman meningkat sebesar 1,6%.

Di Asia, indeks saham Nikkei Jepang ditutup naik 1,1%. Konflik di Timur Tengah telah mendorong harga energi global lebih tinggi. Baca Juga: Mengamati Geopolitik Energi Dalam Konflik Iran Israel dari Kacamata Arcandra Tahar

Harga gas grosir di Inggris turun 17% pada hari Selasa setelah sempat naik lebih tinggi di awal hari. Kenaikan harga minyak baru-baru ini telah memicu kekhawatiran bahwa meningkatnya biaya energi dapat membuat segala sesuatu - dari bensin dan makanan hingga liburan - menjadi lebih mahal di seluruh dunia, termasuk di Inggris.

Itulah yang terjadi setelah Rusia menginvasi Ukraina tiga tahun lalu, yang mempengaruhi kehidupan banyak orang di seluruh dunia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved