Mengamati Geopolitik Energi Dalam Konflik Iran Israel dari Kacamata Arcandra Tahar

Senin, 23 Juni 2025 - 16:51 WIB
loading...
Mengamati Geopolitik...
Mantan Menteri ESDM periode tahun 2016 dan Wamen ESDM periode 2016-2019, Arcandra Tahar mengupas gejolak di Timur Tengah yang kembali terjadi. Kali ini antara Israel dan Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) periode tahun 2016 dan Wakil Menteri ESDM periode 2016-2019, Arcandra Tahar mengupas gejolak di Timur Tengah yang kembali terjadi. Kali ini antara Israel dan Iran .

Dikutip dari akun media sosial resminya @arcandra.tahar, Ia menuliskan seolah-olah ketidakstabilan kawasan ini sudah direncanakan untuk tidak pernah ada. Tentu kita semua bertanya-tanya kenapa kestabilan di Timur Tengah merupakan barang mahal dan susah didapat?

Arcandra Tahar menyarankan, bagi mereka yang ingin mendalami dari sudut pandang geopolitik energi disarankan untuk membaca buku The Prize karangan Daniel Yergin yang mengupas sisi-sisi gelap dan terang konflik antar negara yang bermuara pada ketahanan energi.

Baca Juga: Seberapa Penting Selat Hormuz Bagi Stabilitas Ekonomi Global? Ini Analisisnya

"Dengan menggunakan data-data yang otentik, buku ini mampu merangkai cerita yang membuat kita berpikir ulang tentang kenapa konflik terjadi. Tentu kita tidak bisa menafikan peran uang dan kekuasaan (power) dalam membaca geopolitik energi," tulis Arcandra.

Namun Arcandra menerangkan, tulisan ini tidak bermaksud untuk membahas buku The Prize, tapi mencoba mengamati apa yang dipertaruhkan oleh Israel dan Iran yang tentunya berpengaruh besar terhadap kestabilan pasokan minyak dan gas dunia. Selain kedua negara ini, Arcandra menekankan, juga harus bisa membaca persepektif geopolitik energi dari sisi Arab Saudi, Irak, Kuwait, Syria, Jordan, Qatar dan Mesir.

"Satu hal yang sudah pasti terjadi adalah harga minyak mentah Brent naik dari USD65 per barrel di awal Juni menjadi USD73 di pertengahan Juni 2025. Seperti yang kita tahu Israel menyerang Iran pada tanggal 13 Juni 2025. Hanya beberapa saat setelah serangan ini, harga minyak mentah langsung bergejolak," paparnya.

Ia mengutarakan, sekali lagi diingatkan akan volatilitas harga minyak mentah dunia. Satu peristiwa bisa mengubah harga minyak mentah dalam sekejap.

"Coba kita lihat gejolak harga minyak mentah untuk tahun ini. Sewaktu Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif impor pada tanggal 9 April 2025, harga minyak mentah Brent turun dari USD76 per barrel menjadi USD65 per barrel dua bulan kemudian. Begitu juga dengan serangan Israel ke Iran, harga minyak mentah langsung naik," jelasnya.

Secara sederhana menrutnya kita bisa melihat bahwa logika dasar dalam dagang terpusat pada hukum suplai dan demand. Tentu tidak bisa memungkiri hukum sebab akibat ini. Tapi, apakah dalam bidang energi hanya hukum ini yang menjadi faktor penting yang menentukan harga?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Rekomendasi
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved