Produsen Mobil Kelas Atas Jerman Ungkap Alasan Tak Bisa Kabur dari Rusia

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:59 WIB
loading...
A A A
Porsche yang dimiliki oleh raksasa otomotif Jerman Volkswagen AG, menghentikan pengiriman kendaraan ke Rusia pada Maret 2022, beberapa minggu setelah eskalasi konflik Ukraina. Porsche kemudian berjanji untuk menghormati semua garansi pelanggan.

“Dengan gangguan yang luas pada kegiatan bisnisnya di Rusia, Porsche mendasarkan keputusannya pada situasi keseluruhan, yang ditandai oleh ketidakpastian dan gejolak saat ini,” kata perusahaan dalam sebuah pernyataan pada saat itu.

Pada tahun 2021, Porsche mencetak rekor penjualan di Rusia mencapai 6.262 mobil, yang menghasilkan cuan mencapai 46 miliar rubel (atau sekitar USD708 juta). Selain itu juga mencatatkan peningkatan 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun berikutnya, perusahaan melaporkan kerugian finansial sebesar 248 juta rubel (sekitar USD3,8 juta) akibat penghentian operasional bisnis di negara tersebut, dengan pendapatan sebesar 9,3 miliar rubel (setara USD143 juta). Baca Juga: Dulu Kabur, Kini Perusahaan Asing Antri untuk Kembali ke Rusia

Pada bulan Desember 2024, Volkswagen AG yang juga memiliki merek seperti Skoda dan Audi, memberi tahu RBK bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan sahamnya di Volkswagen Group Rus, anak perusahaan Rusia yang mengoperasikan lima perusahaan lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved