Kepastian Hukum Lemah, Ekonom UI: Perlu Kerja Extra Keras Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Rabu, 25 Juni 2025 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Eugenia menilai pemerintah perlu memberikan contoh nyata melalui keberhasilan investasi BUMN seperti Danantara. “Kalau pemerintah sukses berinvestasi dan hasilnya terlihat, swasta secara otomatis akan ikut,” ujarnya.
Eugenia juga menggarisbawahi pentingnya perlakuan hukum yang adil antara perusahaan negara dan swasta. "Regulasi boleh keras, tapi pelaksanaannya tidak boleh diskriminatif. Harus adil,” tuturnya.
Baca Juga: OECD Pangkas Ekonomi Global Jadi 2,9% di 2025, Indonesia Tak Sampai 5%
Ia menyampaikan, harapannya agar regulasi yang ada ke depan dapat dijalankan secara konsisten dan tidak diskriminatif. “Target pertumbuhan 8 persen saya rasa masih terlalu optimis kalau situasi sekarang belum dibenahi. Tapi kalau regulasi dijalankan konsisten dan pemerintah memberi contoh melalui investasinya sendiri, kita masih memiliki harapan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%,” tandasnya.
Eugenia juga menggarisbawahi pentingnya perlakuan hukum yang adil antara perusahaan negara dan swasta. "Regulasi boleh keras, tapi pelaksanaannya tidak boleh diskriminatif. Harus adil,” tuturnya.
Baca Juga: OECD Pangkas Ekonomi Global Jadi 2,9% di 2025, Indonesia Tak Sampai 5%
Ia menyampaikan, harapannya agar regulasi yang ada ke depan dapat dijalankan secara konsisten dan tidak diskriminatif. “Target pertumbuhan 8 persen saya rasa masih terlalu optimis kalau situasi sekarang belum dibenahi. Tapi kalau regulasi dijalankan konsisten dan pemerintah memberi contoh melalui investasinya sendiri, kita masih memiliki harapan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%,” tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :