Persaingan Kian Ketat, Blibli Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025
Rabu, 25 Juni 2025 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan peringkat Blibli juga mencerminkan kinerja keuangan yang terus menguat, sebagaimana tercantum dalam Laporan Tahunan 2024 serta hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang baru saja diselenggarakan.
Pada 2024, Blibli mencatatkan peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 14% y.o.y menjadi Rp16,7 triliun, serta peningkatan laba bruto konsolidasian sebesar 37% y.o.y menjadi Rp3,3 triliun, mencerminkan marjin bruto konsolidasian yang lebih baik sebesar 19,7%, atau meningkat 340bps dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan kinerja solid yang lahir dari komitmen jangka panjang Blibli terhadap strategi omnichannel terintegrasi—sebuah keunggulan kompetitif yang memungkinkan Perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah lanskap konsumen yang terus berubah. Baca juga: Indonesia Mendominasi 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Tahun 2025, Pertamina 3 Teratas
“Di tengah lanskap digital dan ekonomi yang semakin dinamis, kami tetap fokus pada eksekusi yang disiplin—mulai dari efisiensi biaya dan optimalisasi produk, hingga penguatan loyalitas ekosistem dan kapabilitas distribusi. Pengakuan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan nilai tambah di setiap titik interaksi dengan pelanggan, sambil tetap berpegang pada tujuan kami untuk menciptakan dampak jangka panjang yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.
Lebih lanjut, Ritel 1P , Ritel 3P , Institusi , dan Toko Fisik —di dalam ekosistem Blibli Tiket terus menjadi penggerak utama dalam membangun loyalitas pelanggan, efisiensi operasional, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan momentum yang terus menguat dan fundamental bisnis yang solid, Blibli berada pada posisi yang tepat untuk memperluas dampaknya serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, dan para pemegang saham.
Pada 2024, Blibli mencatatkan peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 14% y.o.y menjadi Rp16,7 triliun, serta peningkatan laba bruto konsolidasian sebesar 37% y.o.y menjadi Rp3,3 triliun, mencerminkan marjin bruto konsolidasian yang lebih baik sebesar 19,7%, atau meningkat 340bps dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan kinerja solid yang lahir dari komitmen jangka panjang Blibli terhadap strategi omnichannel terintegrasi—sebuah keunggulan kompetitif yang memungkinkan Perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah lanskap konsumen yang terus berubah. Baca juga: Indonesia Mendominasi 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Tahun 2025, Pertamina 3 Teratas
“Di tengah lanskap digital dan ekonomi yang semakin dinamis, kami tetap fokus pada eksekusi yang disiplin—mulai dari efisiensi biaya dan optimalisasi produk, hingga penguatan loyalitas ekosistem dan kapabilitas distribusi. Pengakuan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan nilai tambah di setiap titik interaksi dengan pelanggan, sambil tetap berpegang pada tujuan kami untuk menciptakan dampak jangka panjang yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.
Lebih lanjut, Ritel 1P , Ritel 3P , Institusi , dan Toko Fisik —di dalam ekosistem Blibli Tiket terus menjadi penggerak utama dalam membangun loyalitas pelanggan, efisiensi operasional, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan momentum yang terus menguat dan fundamental bisnis yang solid, Blibli berada pada posisi yang tepat untuk memperluas dampaknya serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, dan para pemegang saham.
(poe)
Lihat Juga :