Bangun Ekonomi Konsumen Skala Besar, China Buka Pasar Bagi Perusahaan Semua Negara

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Meski tidak secara langsung menyebutkan tarif Trump atau pembatasan teknologi Washington, akan tetapi Li Qiang menyerukan "semua pihak untuk menghindari politisasi masalah ekonomi dan perdagangan,". Ia mengatakan bahwa pendekatan Beijing menawarkan hasil keuntungan bersama.

Pejabat China sering kali menyatakan keyakinan mereka dapat membangun sektor konsumen menjadi mesin utama perekonomian, akan tetapi tugas ini menjadi semakin mendesak karena pemerintah di seluruh dunia menekan jumlah ekspor yang sangat besar.

Sementara itu kesepakatan perang dagang dengan AS terbilang rapuh. Ekonomi terbesar kedua di dunia itu terus berjuang dengan sentimen pelemahan konsumen dan tekanan deflasi, meskipun penjualan ritel tetap kuat pada bulan Mei memberikan angin segar di tengah gelombang tarif AS.

Antusiasme konsumen terhadap program tukar tambah barang rumah tangga yang disubsidi pemerintah sangat besar, sehingga provinsi-provinsi dengan cepat kehabisan dana yang telah didistribusikan oleh pemerintah nasional.

China disebut akan mengalokasikan sekitar USD19,2 miliar yang bakal dikucurkan kepada provinsi-provinsi untuk memastikan akses konsumen terhadap subsidi sepanjang tahun ini. Menekankan dorongan China untuk merombak ekonominya, Wakil Perdana Menteri, He Lifeng mengatakan, bahwa negara itu akan "secara aktif memperluas permintaan domestik untuk meningkatkan konsumsi," seperti dilansir Kantor Berita Resmi Xinhua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Infografis
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved