Ekspor Listrik Rusia ke China Ambruk 44 Persen, Bakal Picu Krisis Energi?

Kamis, 26 Juni 2025 - 11:19 WIB
loading...
Ekspor Listrik Rusia...
Pasokan listrik Rusia ke China mengalami penurunan signifikan secara year-over-year (YoY) pada paruh pertama tahun 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pasokan listrik Rusia ke China mengalami penurunan signifikan secara year-over-year (YoY) pada paruh pertama tahun 2025. Data ini diungkapkan oleh perusahaan milik negara, Inter RAO yang mengekspor listrik .

Diterangkan lebih lanjut bahwa penurunan ini disebabkan oleh pembatasan pasokan internal yang diterapkan sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan di Timur Jauh Rusia. Diketahui Rusia sejauh ini merupakan pemasok listrik utama bagi China, konsumen energi terbesar di dunia.

Pada tahun 2024, negara Asia Timur tersebut menyumbang sepertiga dari total permintaan energi global, menurut think tank energi global Ember Energy. Baca Juga: Arab Saudi Turun Takhta, Rusia Jadi Pemasok Minyak Terbesar ke China

"Ekspor listrik ke China mengalami penurunan hingga 44% pada paruh pertama tahun ini," kata CEO Inter RAO Sergey Drevgal kepada Vedomosti.

Ia juga memberikan catatan bahwa total ekspor listrik Rusia turun sebesar 17,6% pada tahun 2024 menjadi 8,53 miliar kilowatt-jam. Berbicara dengan media dalam sebuah pengarahan di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), kepala perusahaan menyoroti bahwa penurunan besar pasokan ke negara tetangga disebabkan oleh pembatasan ekspor.

Pemicunya adalah tingginya permintaan listrik di Timur Jauh Rusia dan kekurangan sumber daya hidro di waduk hidroelektrik timur. "Mengingat pembatasan yang terus berlanjut, kami terpaksa memproyeksikan bahwa pasokan listrik ke China tahun ini akan jatuh di bawah level 2024," kata Drevgal.

Tahun lalu, pasokan energi Rusia ke China mencapai 0,9 miliar kilowatt-jam, menandai penurunan besar dibandingkan dengan 3,1 miliar kilowatt-jam yang tercatat pada tahun 2023. Drevgal menambahkan, bahwa ekspor listrik ke Kazakhstan (pengimpor listrik terbesar dari Rusia) dan Mongolia diperkirakan akan tetap tinggi pada tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
Rusia Rebut Pembangkit...
Rusia Rebut Pembangkit Listrik Terbesar Ke-2 di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved