Operasional Bisnis Terganggu Demo, Perusahaan di Bekasi Ngaku Boncos Rp50 Miliar

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:08 WIB
loading...
Operasional Bisnis Terganggu...
Demonstrasi berlarut-larut di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikeluhkan pengusaha. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Demonstrasi berlarut-larut di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikeluhkan pengusaha. Bahkan PT. Yamaha Music Facturing Asia (YMMA) mengaku mengalami kerugian Rp50 miliar imbas demo tersebut.

Diketahui demontrasi telah berlangsung sejak Oktober 2024. Bahkan saat Maret 2025 aksi digelar berhari-hari. Terkini demonstrasi kembali digelar pada Senin, 23 Juni 2025. Demo yang digelar kerap menutup akses jalan, bahkan akses keluar masuk ke dalam perusahaan.

"Kalau sampai kondisi kemarin sekitar lebih dari Rp50 miliar untuk hanya beberapa hari di bulan Maret terkait kerugian," kata Direktur Human Resources (HR) PT YMMA, Lili Gunawan dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/6/2025).

Baca Juga: Buntut PHK Pekerja, Yamaha Music Manufacturing Asia Komit Tetap Beroperasi

Dia menjelaskan, kerugian itu disebabkan tidak bisa produksi lantaran aksi demo yang menutup lalu lintas ke pabrik. Bus antar jemput karyawan diadang demonstran. Selain itu, kontainer bahan baku dan barang jadi yang siap diekspor tidak bisa keluar dari pabrik.

"Tentu saja kita tidak bisa memproduksi, itu penyebab kerugian tertinggi. Itu tidak hanya kerugian materi, belum bicara soal kerugian lain seperti kepercayaan terhadap customer," jelasnya.

Selain itu kata Gunawan, demo yang kerap menutup akses masuk perusahaan membuat perusahaan tidak bisa berproduksi. Hal itu tentu berdampak pada tidak ada output yang dihasilkan atas target yang sudah direncanakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara Soal WFH Seminggu Sekali, Awas! Ganggu Operasional Usaha
iTransport Tawarkan...
iTransport Tawarkan Efisiensi Perjalanan Dinas Berbasis Aplikasi
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
Tekan Emisi, LPCK Perkuat...
Tekan Emisi, LPCK Perkuat Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
Pemerintah Siapkan Kredit...
Pemerintah Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Industri Tekstil dan Sepatu
Buruh Desak Pemerintah...
Buruh Desak Pemerintah Cabut Permenaker Outsourcing
Penangkapan 101 Orang...
Penangkapan 101 Orang saat May Day Dinilai sesuai Prosedur, Lemkapi: Cegah Gangguan Keamanan
Rekomendasi
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved