Operasional Bisnis Terganggu Demo, Perusahaan di Bekasi Ngaku Boncos Rp50 Miliar

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:08 WIB
loading...
A A A
"Customer kami yang menunggu produk kami tentu saja menjadi delay harus menunggu lagi karena produknya tidak bisa dibuat," katanya.

Karena tidak bisa memproduksi, otomatis produk material tidak digunakan. Hal ini akan berimbas kepada vendor maupun supplier-supplier. Jika produksi di YMMA mengalami keterlambatan, penyerapan bahan baku dan jasa-jasa yang diberikan oleh vendor dan supplier akan terganggu juga.

Dia mengatakan, supplier akan menerima keuntungan jika penyerapan bahan baku dan layanan yang diperlukan oleh YMMA berjalan. "Sehingga imbasnya ke perusahaan lain sebagai pemasok atau vendor/supplier YMMA," ucapnya.

Saat ini jumlah karyawan ada sekitar 3.000, serta sejumlah vendor-vendor yang jika demo ini terus dibiarkan akan sangat berdampak terhadap berbagai pihak. Untuk itu, pihak YMMA berharap agar tidak ada lagi aksi demo. Apalagi, kawasan industri MM2100 masuk dalam Objek Vital Nasional yang sebetulnya secara Undang-undang tidak diperbolehkan adanya aksi unjuk rasa.

Apalagi permasalahan PHK atas dua karyawan YMMA ini tengah berproses di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Dia berharap para pihak menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga: Yamaha Music Tutup Pabrik, 1.100 Pekerja Kena PHK

YMMA pun berharap pemerintah hadir dan kepolisian memastikan keamanan agar kegiatan produksi tetap berjalan dan tidak terganggu dan menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga hak para investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara Soal WFH Seminggu Sekali, Awas! Ganggu Operasional Usaha
iTransport Tawarkan...
iTransport Tawarkan Efisiensi Perjalanan Dinas Berbasis Aplikasi
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
Tekan Emisi, LPCK Perkuat...
Tekan Emisi, LPCK Perkuat Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
Pemerintah Siapkan Kredit...
Pemerintah Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Industri Tekstil dan Sepatu
Buruh Desak Pemerintah...
Buruh Desak Pemerintah Cabut Permenaker Outsourcing
Penangkapan 101 Orang...
Penangkapan 101 Orang saat May Day Dinilai sesuai Prosedur, Lemkapi: Cegah Gangguan Keamanan
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved