12.000 Perusahaan Jerman Bangkrut dalam Enam Bulan, Terparah Satu Dekade

Minggu, 29 Juni 2025 - 09:49 WIB
loading...
12.000 Perusahaan Jerman...
Kepailitan korporat di Jerman telah mencapai level tertinggi dalam satu dekade. Jerman mengalami gelombang tertinggi kebangkrutan perusahaan dalam satu dekade pada paruh pertama tahun 2025. Foto/Dok FFWD
A A A
JAKARTA - Kepailitan korporat di Jerman telah mencapai level tertinggi dalam satu dekade, menurut sebuah studi baru. Jerman mengalami gelombang tertinggi kebangkrutan perusahaan dalam satu dekade pada paruh pertama tahun 2025, seperti diungkapkan studi yang dilakukan oleh lembaga pemantauan ekonomi Creditreform.

Enam bulan pertama tahun ini menyaksikan sekitar 11.900 perusahaan Jerman bangkrut, berdasarkan data studi yang baru dirilis. Angka tersebut mewakili peningkatan 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut lembaga tersebut.

Baca Juga: Jerman PHK 100 Ribu Lebih Pekerja Sektor Industri, Apa yang Terjadi?

Sekitar 141.000 karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan itu terkena dampaknya. Meskipun ada beberapa sinyal harapan, Jerman tetap terjebak dalam krisis ekonomi dan struktural yang dalam.

"Perusahaan-perusahaan ini sedang berjuang ketika permintaan melemah, biaya yang meningkat, dan ketidakpastian yang terus menerus,” kata kepala ekonom Creditreform, Patrik-Ludwig Hantzsch.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Rekomendasi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Dalam Tiga Bulan Rusia...
Dalam Tiga Bulan Rusia Hancurkan 6 HIMARS di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved