Total Aset Negara Tembus Rp13.692 Triliun, Sri Mulyani Ungkap Kondisi APBN 2024
Selasa, 01 Juli 2025 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
"Di sisi lain, kegiatan non-operasional mencatatkan surplus Rp22,7 triliun, sehingga defisit operasional secara keseluruhan tercatat Rp215,7 triliun," tambah Sri Mulyani.
Menkeu juga mengumumkan bahwa saldo anggaran lebih (SAL) dari pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2024 mencapai angka Rp459,5 triliun.
Sri Mulyani menjelaskan, setelah seluruh pemanfaatan untuk mendukung pembiayaan APBN serta memperhitungkan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) dan penyesuaian lainnya, saldo akhir tahun kas negara pada 2024 tercatat sebesar Rp457,5 triliun.
"Saldo ini pada level memadai dan berfungsi untuk menyangga fiskal terutama di dalam masa transisi pemerintahan dan menghadapi berbagai kemungkinan risiko dinamis global," kata Sri Mulyani
Selain itu, neraca pemerintah Indonesia menunjukkan penguatan yang berkelanjutan hingga akhir tahun 2024, tepatnya per 31 Desember 2024. Baca Juga: Kantor Danantara Disiapkan Jadi Rumah Besar Pengelolaan Investasi Negara
Menkeu juga mengumumkan bahwa saldo anggaran lebih (SAL) dari pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2024 mencapai angka Rp459,5 triliun.
Sri Mulyani menjelaskan, setelah seluruh pemanfaatan untuk mendukung pembiayaan APBN serta memperhitungkan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) dan penyesuaian lainnya, saldo akhir tahun kas negara pada 2024 tercatat sebesar Rp457,5 triliun.
"Saldo ini pada level memadai dan berfungsi untuk menyangga fiskal terutama di dalam masa transisi pemerintahan dan menghadapi berbagai kemungkinan risiko dinamis global," kata Sri Mulyani
Selain itu, neraca pemerintah Indonesia menunjukkan penguatan yang berkelanjutan hingga akhir tahun 2024, tepatnya per 31 Desember 2024. Baca Juga: Kantor Danantara Disiapkan Jadi Rumah Besar Pengelolaan Investasi Negara
Lihat Juga :