Laba GRIA Melejit: Kenaikan 68,55% yang Fantastis!
Selasa, 01 Juli 2025 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
“Hal ini menunjukan, kinerja keuangan perseroan menguat dan stabil dengan presentasi kenaikan Laba Tahun Berjalan sebesar 68,55% dari sebelumnya Rp 3,43 miliar di tahun 2023,” papar Hugofeber Parluhutan.
Kenaikan pendapatan dan Laba Tahun Berjalan ini dikontribusi oleh kenaikan penjualan unit perumahan yang dikembangkan oleh GRIA.
“Di tahun 2024, GRIA berhasil menjual 333 unit rumah atau meningkat sebesar 31,6% dibandingkan tahun 2023. Kontribusi penjualan terbesar diperoleh dari penjualan proyek perumahan GRIA di Kalimantan yang mencapai kenaikan penjualan mencapai 69,97%,” tambahnya.
Sementara untuk proyek perumahan GRIA yang dikembangkan di Jawa Barat, pertumbuhan penjualannya sebesar 30,03%.
Untuk periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2025, GRIA berhasil menjual 180 unit rumah. Penjualan ini tercatat lebih tinggi 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
“Ini menandakan, bisnis perumahan GRIA terus bertumbuh di tengah tantangan ekonomi yang berat sepanjang tahun 2024 sampai dengan saat ini,” jelasnya lagi.
Dari sisi strategi bisnis, GRIA berkomitmen untuk terus menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komitmen ini juga sejalan dengan upaya GRIA dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang saat ini dipimpin oleh Menteri Maruarar Sirait. GRIA percaya bahwa keterlibatan aktif sektor swasta, termasuk pengembang properti, merupakan elemen penting dalam merealisasikan target penyediaan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kenaikan pendapatan dan Laba Tahun Berjalan ini dikontribusi oleh kenaikan penjualan unit perumahan yang dikembangkan oleh GRIA.
“Di tahun 2024, GRIA berhasil menjual 333 unit rumah atau meningkat sebesar 31,6% dibandingkan tahun 2023. Kontribusi penjualan terbesar diperoleh dari penjualan proyek perumahan GRIA di Kalimantan yang mencapai kenaikan penjualan mencapai 69,97%,” tambahnya.
Sementara untuk proyek perumahan GRIA yang dikembangkan di Jawa Barat, pertumbuhan penjualannya sebesar 30,03%.
Untuk periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2025, GRIA berhasil menjual 180 unit rumah. Penjualan ini tercatat lebih tinggi 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
“Ini menandakan, bisnis perumahan GRIA terus bertumbuh di tengah tantangan ekonomi yang berat sepanjang tahun 2024 sampai dengan saat ini,” jelasnya lagi.
Dari sisi strategi bisnis, GRIA berkomitmen untuk terus menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komitmen ini juga sejalan dengan upaya GRIA dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang saat ini dipimpin oleh Menteri Maruarar Sirait. GRIA percaya bahwa keterlibatan aktif sektor swasta, termasuk pengembang properti, merupakan elemen penting dalam merealisasikan target penyediaan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lihat Juga :