Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Indonesia Butuh Investasi Rp13.000 Triliun

Selasa, 01 Juli 2025 - 19:10 WIB
loading...
Capai Target Pertumbuhan...
Lembaga think tank baru Prasasti Center for Policy Studies menunjukkan, untuk mencapai target ambisius pertumbuhan ekonomi 8% dibutuhkan investasi mencapai Rp13.000 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia membutuhkan lompatan besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan pemerintah. Pasalnya selama dua dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi nasional terjebak di kisaran 5%.

Dalam peluncuran resmi Prasasti Center for Policy Studies di Djakarta Theater, Gundy Cahyadi, Research Director lembaga think tank baru ini, memaparkan analisis mendalam tentang tantangan ekonomi Indonesia . Data yang disajikan mengungkap fakta mengejutkan:

"Angka 5% ini sebenarnya masih relatif baik di tengah perlambatan global. Bahkan Tiongkok sebagai raksasa ekonomi kini juga tumbuh di kisaran yang sama," jelas Research Director Prasasti Center for Policy Studies, Gundy Cahyadi di Jakarta.

Baca Juga: Kepastian Hukum Lemah, Ekonom UI: Perlu Kerja Extra Keras Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Dalam peluncuran lembaga think tank baru ini, Analisis Prasasti menunjukkan, untuk mencapai target ambisius tersebut dibutuhkan investasi mencapai Rp13.000 triliun. "Jumlah ini setara dengan dua pertiga ukuran ekonomi Indonesia saat ini," papar Gundy sambil menampilkan proyeksi makro ekonomi di layar besar.

Faktor utama yang menghambat pertumbuhan, menurut kajian Prasasti, adalah rendahnya rasio penerimaan negara yang hanya mencapai 12% dari PDB. "Padahal negara tetangga seperti Kamboja sudah mencapai 18%. Ini menunjukkan potensi peningkatan yang besar," ujar mantan ekonom Bank DBS ini.

Gundy juga menjelaskan, bahwa stagnasi ekonomi Indonesia selama 10 tahun terakhir tidak terlepas dari kondisi global yang menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari bencana kesehatan Pandemi Covid 19 hingga perang di Eropa Timur dan Timur Tengah.

Berbagai tantangan itu mengubah lanskap ekonomi global dan mempengaruhi para pengambil kebijakan di ranah moneter. Inflasi dan suku bunga tinggi menjadi pemberat. "Ekonomi dunia memang sedang melemah. Tapi justru inilah saatnya kita melakukan terobosan," tegasnya dengan penuh keyakinan.

Untuk mendorong percepatan pertumbuhan, Prasasti akan fokus pada tiga program utama:
1. Kajian ekonomi triwulanan berbasis data
2. Forum dialog strategis dengan pemangku kepentingan
3. Pendampingan kajian dan analisa untuk isu dan topik spesifik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved