Penerimaan Negara Lesu, Defisit APBN Semester I 2025 Melebar Jadi Rp204,2 Triliun
Selasa, 01 Juli 2025 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp1.406 triliun, atau 38,8% dari target. Realisasi belanja ini meningkat 0,6% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp1.398 triliun.
Pertumbuhan belanja negara ini sejalan dengan kebijakan countercyclical pemerintah. Belanja difokuskan untuk pencapaian target pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan, mendorong perekonomian di daerah melalui program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemberdayaan Desa/UMKM, serta mendukung program prioritas seperti ketahanan pangan dan energi, pertahanan semesta, investasi, dan hilirisasi.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Mei 2025 Ambles 10,13%, Wamenkeu: Tak Selalu Cermin Kondisi Ekonomi
Lebih lanjut, Kemenkeu juga mencatat bahwa keseimbangan primer mencatatkan surplus sebesar Rp52,8 triliun hingga Semester I 2025. Meskipun defisit anggaran melebar, pemerintah menegaskan bahwa defisit 0,84% PDB ini tetap dijaga dalam batas aman dan terkendali.
Pertumbuhan belanja negara ini sejalan dengan kebijakan countercyclical pemerintah. Belanja difokuskan untuk pencapaian target pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan, mendorong perekonomian di daerah melalui program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemberdayaan Desa/UMKM, serta mendukung program prioritas seperti ketahanan pangan dan energi, pertahanan semesta, investasi, dan hilirisasi.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Mei 2025 Ambles 10,13%, Wamenkeu: Tak Selalu Cermin Kondisi Ekonomi
Lebih lanjut, Kemenkeu juga mencatat bahwa keseimbangan primer mencatatkan surplus sebesar Rp52,8 triliun hingga Semester I 2025. Meskipun defisit anggaran melebar, pemerintah menegaskan bahwa defisit 0,84% PDB ini tetap dijaga dalam batas aman dan terkendali.
(akr)
Lihat Juga :