AS Laporkan Iran Bersiap Blokade Selat Hormuz, Awas Harga Minyak Meletup

Rabu, 02 Juli 2025 - 18:03 WIB
loading...
A A A
Anggota OPEC, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengekspor sebagian besar minyak mentah mereka melalui selat ini, terutama ke Asia. Sedangakn Qatar, salah satu pengekspor gas alam cair terbesar di dunia, mengirim hampir semua LNG-nya melalui selat ini.

Sedangkan Iran juga mengekspor sebagian besar minyak mentahnya melalui jalur ini, yang secara teori membatasi hasrat Teheran untuk menutup selat. Namun, Teheran tetap mengalokasikan sumber daya yang signifikan untuk memastikan bahwa mereka bisa melakukannya jika dianggap perlu.

Di sisi lain pada tahun 2019, Iran menurut perkiraan Badan Intelijen Pertahanan AS pada saat itu memiliki lebih dari 5.000 ranjau laut, yang dapat dikerahkan dengan cepat lewat bantuan perahu kecil berkecepatan tinggi,

Angkatan Laut AS Kelima, yang berbasis di Bahrain, bertugas melindungi perdagangan di wilayah tersebut. Angkatan Laut AS biasanya menjaga empat kapal penanggulangan ranjau, atau kapal MCM, di Bahrain, meskipun kapal-kapal tersebut sedang digantikan oleh jenis kapal lain yang disebut kapal tempur litoral, atau LCS, yang juga memiliki kemampuan anti-ranjau.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan kemungkinan penutupan Selat Hormuz dapat mendorong harga minyak mentah hingga USD300 per barel. Lonjakan harga minyak mentah diperingatkan oleh Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein seiring pecahnya perang Iran vs Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Rekomendasi
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Berita Terkini
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved