Genjot Stimulus Ekonomi: Diskon Transportasi, BSU dan Bansos Bergulir hingga Juli 2025

Kamis, 03 Juli 2025 - 17:52 WIB
loading...
Genjot Stimulus Ekonomi:...
Menko, Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa sejumlah program bantuan dan insentif sudah mulai terealisasi, sebagian lainnya digulirkan hingga bulan Juli 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong percepatan realisasi stimulus ekonomi guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan global dan domestik. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa sejumlah program bantuan dan insentif sudah mulai terealisasi, sebagian lainnya digulirkan hingga bulan Juli 2025.

“Barusan rapat terkait dengan stimulus ekonomi tadi sudah dilaporkan terkait dengan implementasi diskon transportasi dimana ini diharapkan nanti masih ada satu lagi menjelang anak sekolah, nah ini bisa berjalan,” ujar Menko Airlangga usai rapat koordinasi bersama kementerian dan pelaku usaha, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Bantuan Subsidi Upah Tahap 1 ke 2,45 Juta Pekerja Sudah Cair! Segera Cek Rekening

Pemerintah telah mengimplementasikan diskon transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur sekolah. Diskon ini mencakup Tiket kereta api (diskon 30%), Tiket pesawat (PPN ditanggung pemerintah/DTP 6%) dan Tiket bus antarkota. Program ini akan kembali digulirkan menjelang tahun ajaran baru guna meringankan beban biaya transportasi keluarga.

Airlangga menambahkan, pemerintah juga kembali menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta yang masuk dalam kriteria UMP/UMK. Hingga saat ini, BSU telah tersalurkan kepada 11,46 juta pekerja dari total target penerima sebanyak 17,3 juta.

“Bantuan subsidi upah yang untuk angka di bawah Rp3,5 juta untuk UMP dan UMK ini sudah terserap lagi 11,46 juta sehingga masih ada sisa dari target 17,3 juta,” kata Airlangga.

Pemerintah juga memperpanjang potongan iuran JKK bagi sektor padat karya, sebagai upaya menekan biaya operasional perusahaan dan menjaga lapangan kerja. Sebagian dari program ini juga telah mulai diserap.

Selain itu, pemerintah memperkuat perlindungan sosial dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) tunai tambahan senilai Rp200 ribu per bulan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan seiring dengan diterimanya alokasi anggaran belanja negara.

“Penebalan bantuan sosial yang terkait Rp200 ribu per bulan dan bantuan pangan juga akan segera berjalan karena anggaran belanja sudah diterima,” jelas Airlangga.

Pemerintah juga melanjutkan distribusi bantuan pangan berupa beras dan bahan pokok lainnya untuk masyarakat rentan. Program ini akan berjalan beriringan dengan bantuan sosial tunai.

Menurut Airlangga, stimulus juga disalurkan ke sektor pendidikan, termasuk bantuan untuk program PAUD, serta lembaga pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. “Demikian pula untuk bantuan PAUD dan juga yang di Kemdiknas maupun di Kementerian Agama,” tambahnya.

Airlangga menegaskan bahwa sebagian stimulus ekonomi digulirkan pada bulan Juli karena anggaran baru dapat dicairkan secara efektif pada periode tersebut. “Dengan demikian, seluruh program stimulus ekonomi ini beberapa digulirkan ke bulan Juli karena sebagian anggarannya baru bisa dipakai,” tutupnya.

Baca Juga: Tiket KA Ekonomi Diskon 30% hingga 31 Juli 2025, Buruan Serbu!

Langkah-langkah stimulus ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional dan memastikan perlindungan bagi kelompok masyarakat rentan serta sektor-sektor strategis.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved