Alhamdulillah, Pasar Modal Syariah Kian Berkah
Rabu, 09 September 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Adapun perkembangan produk pasar modal syariah yang terdiri dari saham syariah, sukuk korporasi, reksa dana syariah, dan sukuk negara mengalami pertumbuhan yang positif dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan ini dapat dilihat dari jumlah produk nilai kapitalisasi, nilai outstanding maupun nilai aktiva bersih (NAB).
Pada akhir tahun 2019, total NAB Reksa dana syariah mengalami peningkatan menjadi Rp53,74 triliun atau naik 55,80% dibandingkan tahun lalu. Nilai sukuk korporasi outstanding mencapai Rp29,83 triliun, meningkat 40,05%.
Di akhir tahun 2019 peningkatan jumlah dan nilai produk pasar modal syariah yang cukup signifikan dapat terlihat pada jumlah sukuk korporasi dan NAB reksa dana syariah. Sukuk korporasi outstanding pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 44,44% dibandingkan tahun 2018.
NAB reksa dana syariah mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu sebesar 55,80% dibandingkan peningkatan nilai outstanding sukuk korporasi dan sukuk negara.
Dari sisi market share, kapitalisasi pasar indeks saham syariah Indonesia (ISSI) di akhir tahun 2019 sebesar 51,55% jika dibandingkan kapitalisasi pasar indeks harga saham gabungan (IHSG). Hal ini dikarenakan jumlah saham syariah yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah yang terus meningkat sehingga jumlah konstituen ISSI juga mengalami peningkatan.
Pada akhir tahun 2019, total NAB Reksa dana syariah mengalami peningkatan menjadi Rp53,74 triliun atau naik 55,80% dibandingkan tahun lalu. Nilai sukuk korporasi outstanding mencapai Rp29,83 triliun, meningkat 40,05%.
Di akhir tahun 2019 peningkatan jumlah dan nilai produk pasar modal syariah yang cukup signifikan dapat terlihat pada jumlah sukuk korporasi dan NAB reksa dana syariah. Sukuk korporasi outstanding pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 44,44% dibandingkan tahun 2018.
NAB reksa dana syariah mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu sebesar 55,80% dibandingkan peningkatan nilai outstanding sukuk korporasi dan sukuk negara.
Dari sisi market share, kapitalisasi pasar indeks saham syariah Indonesia (ISSI) di akhir tahun 2019 sebesar 51,55% jika dibandingkan kapitalisasi pasar indeks harga saham gabungan (IHSG). Hal ini dikarenakan jumlah saham syariah yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah yang terus meningkat sehingga jumlah konstituen ISSI juga mengalami peningkatan.
(uka)
Lihat Juga :