Orang Terkaya Rusia Makin Tajir, Harta Miliarder Bertambah Rp391,8 Triliun
Sabtu, 05 Juli 2025 - 11:19 WIB
loading...
Kekayaan gabungan dari para pengusaha terkaya Rusia meningkat lebih dari USD24,5 miliar atau setara Rp391,8 triliun pada paruh pertama tahun 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kekayaan gabungan dari para pengusaha terkaya Rusia meningkat lebih dari USD24,5 miliar atau setara Rp391,8 triliun (dengan kurs Rp15.992 per USD) pada paruh pertama tahun 2025, menurut data yang dipublikasikan dalam Bloomberg Billionaires Index. Daftar miliarder yang melacak kekayaan bersih dari 500 individu terkaya di dunia, terus diperbarui berdasarkan fluktuasi harga saham perusahaan yang terkait dengan mereka.
Vladimir Potanin, yang memiliki saham mayoritas di raksasa pertambangan Norilsk Nickel, kembali memimpin peringkat sebagai pebisnis terkaya Rusia dalam daftar tersebut. Sejak awal tahun, Ia mencatatkan keuntungan individu terbesar di antara miliarder Rusia, lainnya.
Harta kekayaan Potanin meningkat sebesar USD3,85 miliar menjadi total USD31,7 miliar yang jika dirupiahkan mencapai Rp506,9 triliun, menurut data terbaru. Sedangkan pada posisi kedua ada Vagit Alekperov, yang merupakan pendiri perusahaan minyak terbesar kedua di Rusia Lukoil. Ia dilaporkan telah menghasilkan hampir USD1,5 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai USD26,8 miliar.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Jadi Tempat Favorit Imigran Jutawan, Jumlahnya Capai 9.800 Miliarder
Sementara Alexey Mordashov, chairman raksasa baja Severstal, berada di peringkat ketiga sebagai pebisnis Rusia terkaya. Ia mencetak keuntungan USD1,4 miliar sejak awal tahun, meningkatkan kekayaannya menjadi USD24,7 miliar.
Posisi selanjutnya diikuti oleh Vladimir Lisin, pemegang saham mayoritas perusahaan baja NLMK Rusia, yang menempati urutan keempat dalam indeks miliarder Bloomberg. Lisin adalah orang Rusia yang mengalami kerugian terbesar selama periode tersebut.
Nilai perkiraan kekayaannya turun sebesar USD1,72 miliar menjadi USD24,1 miliar. Ada juga Leonid Mikhelson, pemilik bersama produsen gas alam terbesar kedua Rusia, Novatek dengan total kekayaan sebesar USD23,7 miliar. Kekayaan Mikhelson telah meningkat sebesar USD1,31 miliar.
Baca Juga: Warren Buffet Jawaranya, Ini 10 Miliarder Paling Untung di Awal Jilid II Trump
Selain itu Alisher Usmanov, seorang pemegang saham utama di produsen bijih besi Metalloinvest dan pemilik bersama operator telekomunikasi MegaFon, menempel ketat Potanin dalam hal keuntungan, dengan kekayaannya meningkat sebesar USD3,17 miliar sejak awal tahun 2025. Kekayaannya tercatat sebesar USD16,4 miliar pada 1 Juli.
Di sisi lain wanita terkaya di Rusia, Tatiana Kim sebagai pendiri dan CEO platform e-commerce terbesar di negara itu, Wildberries, terpantau kehilangan USD345 juta dan menduduki peringkat ke-20 di antara miliarder Rusia dengan kekayaan bersih sebesar USD7,03 miliar. Posisi Tatiana Kim hanya sedikit di depan Aleksandr Abramov, salah satu pendiri Evraz, produsen baja terbesar keempat di Rusia, yang menutup daftar dengan USD6,88 miliar.
Vladimir Potanin, yang memiliki saham mayoritas di raksasa pertambangan Norilsk Nickel, kembali memimpin peringkat sebagai pebisnis terkaya Rusia dalam daftar tersebut. Sejak awal tahun, Ia mencatatkan keuntungan individu terbesar di antara miliarder Rusia, lainnya.
Harta kekayaan Potanin meningkat sebesar USD3,85 miliar menjadi total USD31,7 miliar yang jika dirupiahkan mencapai Rp506,9 triliun, menurut data terbaru. Sedangkan pada posisi kedua ada Vagit Alekperov, yang merupakan pendiri perusahaan minyak terbesar kedua di Rusia Lukoil. Ia dilaporkan telah menghasilkan hampir USD1,5 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai USD26,8 miliar.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Jadi Tempat Favorit Imigran Jutawan, Jumlahnya Capai 9.800 Miliarder
Sementara Alexey Mordashov, chairman raksasa baja Severstal, berada di peringkat ketiga sebagai pebisnis Rusia terkaya. Ia mencetak keuntungan USD1,4 miliar sejak awal tahun, meningkatkan kekayaannya menjadi USD24,7 miliar.
Posisi selanjutnya diikuti oleh Vladimir Lisin, pemegang saham mayoritas perusahaan baja NLMK Rusia, yang menempati urutan keempat dalam indeks miliarder Bloomberg. Lisin adalah orang Rusia yang mengalami kerugian terbesar selama periode tersebut.
Nilai perkiraan kekayaannya turun sebesar USD1,72 miliar menjadi USD24,1 miliar. Ada juga Leonid Mikhelson, pemilik bersama produsen gas alam terbesar kedua Rusia, Novatek dengan total kekayaan sebesar USD23,7 miliar. Kekayaan Mikhelson telah meningkat sebesar USD1,31 miliar.
Baca Juga: Warren Buffet Jawaranya, Ini 10 Miliarder Paling Untung di Awal Jilid II Trump
Selain itu Alisher Usmanov, seorang pemegang saham utama di produsen bijih besi Metalloinvest dan pemilik bersama operator telekomunikasi MegaFon, menempel ketat Potanin dalam hal keuntungan, dengan kekayaannya meningkat sebesar USD3,17 miliar sejak awal tahun 2025. Kekayaannya tercatat sebesar USD16,4 miliar pada 1 Juli.
Di sisi lain wanita terkaya di Rusia, Tatiana Kim sebagai pendiri dan CEO platform e-commerce terbesar di negara itu, Wildberries, terpantau kehilangan USD345 juta dan menduduki peringkat ke-20 di antara miliarder Rusia dengan kekayaan bersih sebesar USD7,03 miliar. Posisi Tatiana Kim hanya sedikit di depan Aleksandr Abramov, salah satu pendiri Evraz, produsen baja terbesar keempat di Rusia, yang menutup daftar dengan USD6,88 miliar.
(akr)
Lihat Juga :