Perpanjang Deadline Tarif Resiprokal ke 1 Agustus 2025, Trump Kirim Surat ke 14 Negara

Rabu, 09 Juli 2025 - 12:04 WIB
loading...
Perpanjang Deadline...
Presiden AS Donald Trump teken perintah eksekutif yang memperpanjang deadline atau tenggat waktu penerapan tarif resiprokal menjadi 1 Agustus dari sebelumnya 9 Juli 2025, apa dasarnya?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin (7/7) menandatangani sebuah perintah eksekutif yang memperpanjang deadline atau tenggat waktu penerapan tarif resiprokal menjadi 1 Agustus dari sebelumnya 9 Juli 2025. Berdasarkan beberapa sumber terkait, yang menjadi alasan karena ingin membuka negosiasi tarif impor lebih panjang.

Sejauh ini pemerintahan Trump hanya mengonfirmasi sejumlah kecil kesepakatan perdagangan. Pembicaraan perdagangan tampaknya siap kembali berlanjut dalam beberapa pekan ke depan. Timnya mengakui bahwa rencana awal yang ambisius untuk menyelesaikan beragam kesepakatan perdagangan di seluruh dunia pada minggu ini belum berhasil.

"Dapat dimengerti pasar keuangan, kemungkinan bakal bingung. Biasakan diri dengan ini," ungkap Greg Valliere dari AGF Investments.

Baca Juga: Indonesia Belum Menyerah Negosiasi Tarif Trump 32%, Airlangga Terbang ke AS

Perintah terbaru Trump menegaskan batas waktu 1 Agustus bagi Trump untuk memberlakukan tarif "hari pembebasan" pada negara-negara besar. Presiden juga menulis surat kepada 14 negara dan merilis tarif perdagangan terhadap beberapa negara besar, termasuk pungutan 25% untuk impor dari Korea Selatan dan Jepang.

Trump mengatakan bahwa dia tegas tetapi tidak "100% yakin" pada tenggat waktu 1 Agustus, dan tetap terbuka untuk lebih banyak negosiasi perdagangan.

Kebingungan melanda pasar, ketika negara-negara mitra dagang AS tampaknya akan memiliki tambahan waktu untuk bernegosiasi sebelum kewajiban benar-benar diterapkan pada 1 Agustus. Trump sendiri sempat mengungkapkan batas waktu 1 Agustus ini pada minggu lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
Tak Butuh Bantuan China...
Tak Butuh Bantuan China Akhiri Konflik, Biaya Perang Trump Capai Rp507 Triliun
Rekomendasi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
7 Negara yang Ikut Kirim...
7 Negara yang Ikut Kirim Senjata ke Hamas, Salah Satunya Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved