Trump Ancam Bubarkan BRICS dengan Cara Ini

Rabu, 09 Juli 2025 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Namun, sejumlah poin dalam deklarasi tersebut dinilai menyinggung AS dan sekutunya, terutama terkait isu peningkatan penggunaan tarif dalam perdagangan internasional. Para pemimpin BRICS menyoroti praktik tarif unilateral yang dinilai tidak sesuai dengan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan berpotensi mengganggu stabilitas perdagangan global.

Trump sendiri dikenal sebagai pendukung kebijakan ekonomi proteksionis dengan slogan “America First”, serta sering menggunakan tarif sebagai alat negosiasi dagang. Ia bahkan menyebut tarif sebagai “kata yang paling indah dalam kamus saya”, meski banyak ekonom memperingatkan bahwa beban tarif pada akhirnya akan ditanggung konsumen.

Dalam pernyataan mereka, para pemimpin BRICS menyampaikan keprihatinan serius atas meningkatnya tarif dan tindakan non-tarif sepihak yang dapat mendistorsi perdagangan serta memperburuk kesenjangan ekonomi global. Mereka menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut dapat mengurangi volume perdagangan, mengganggu rantai pasok internasional, dan menimbulkan ketidakpastian ekonomi.

Selain isu perdagangan, BRICS juga mengecam serangan militer baru-baru ini terhadap Iran, salah satu anggota blok tersebut. Mereka menilai serangan itu sebagai pelanggaran hukum internasional, terutama karena fasilitas nuklir damai turut menjadi sasaran.

Baca Juga: Pakar: Rusia Serang NATO Bersamaan dengan China Invasi Taiwan Masuk Akal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Rekomendasi
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved