ADHI Mantapkan Komitmen Keberlanjutan, Siapkan Peta Jalan ESG 2025-2034
Rabu, 09 Juli 2025 - 15:46 WIB
loading...
ADHI meraih apresiasi dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2025 untuk kategori Sektor Infrastruktur. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menegaskan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan melalui implementasi strategi Environment, Social, and Governance (ESG) yang terstruktur. Perusahaan merancang peta jalan ESG 2025-2034 demi memastikan kinerja keberlanjutan yang solid, serta komunikasi dan pelibatan pemangku kepentingan yang komprehensif.
Lima pilar utama menjadi fondasi arah ESG bagi entitas BUMN Karya ini, yakni pembangunan portofolio bisnis berkelanjutan, praktik lingkungan terbaik, budaya kerja sehat dan aman, kontribusi terhadap komunitas, serta tata kelola berintegritas.
Dalam aspek bisnis, perusahaan menargetkan dapat memperkenalkan 10 produk ramah lingkungan hingga tahun 2030. Sementara itu, di aspek lingkungan, ADHI mematok pengurangan emisi absolut sebesar 21%. "Untuk mendukung hal itu, kami telah menyusun guiding principles dan sustainability roadmap sebagai panduan strategis jangka panjang,” kata VP Corcomm ADHI, Aan Susanto di Jakarta, Jumat (4/7).
Baca Juga: Gubernur Pramono Surati Adhi Karya Desak Bongkar Tiang Monorel Mangkrak
Dari sisi lingkungan (environment), ADHI berkomitmen melalui program ADHI Green. Hingga pertengahan 2025, perusahaan telah menanam 125 hektare pohon mangrove sampai dengan saat ini dari target 500 hektare lahan penghijauan.
Perusahaan juga memiliki komitmen terhadap pengelolaan limbah berkelanjutan melalui proyek Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu yang mampu mengolah limbah sampai dengan 24 ton/hari. Selain itu ADHI juga melakukan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang diverifikasi lembaga independen, serta mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan lewat kampanye “Transportation Day”.
Dari sisi sosial (social), ADHI membangun program pemberdayaan komunitas melalui inisiatif ADHI Sosial. Program ini telah melibatkan lebih dari 590 mitra binaan UMKM dari berbagai sektor, seperti perdagangan (38,79%), industri (29,34%), hingga pertanian, peternakan, dan industri kreatif.
Lima pilar utama menjadi fondasi arah ESG bagi entitas BUMN Karya ini, yakni pembangunan portofolio bisnis berkelanjutan, praktik lingkungan terbaik, budaya kerja sehat dan aman, kontribusi terhadap komunitas, serta tata kelola berintegritas.
Dalam aspek bisnis, perusahaan menargetkan dapat memperkenalkan 10 produk ramah lingkungan hingga tahun 2030. Sementara itu, di aspek lingkungan, ADHI mematok pengurangan emisi absolut sebesar 21%. "Untuk mendukung hal itu, kami telah menyusun guiding principles dan sustainability roadmap sebagai panduan strategis jangka panjang,” kata VP Corcomm ADHI, Aan Susanto di Jakarta, Jumat (4/7).
Baca Juga: Gubernur Pramono Surati Adhi Karya Desak Bongkar Tiang Monorel Mangkrak
Dari sisi lingkungan (environment), ADHI berkomitmen melalui program ADHI Green. Hingga pertengahan 2025, perusahaan telah menanam 125 hektare pohon mangrove sampai dengan saat ini dari target 500 hektare lahan penghijauan.
Perusahaan juga memiliki komitmen terhadap pengelolaan limbah berkelanjutan melalui proyek Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu yang mampu mengolah limbah sampai dengan 24 ton/hari. Selain itu ADHI juga melakukan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang diverifikasi lembaga independen, serta mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan lewat kampanye “Transportation Day”.
Dari sisi sosial (social), ADHI membangun program pemberdayaan komunitas melalui inisiatif ADHI Sosial. Program ini telah melibatkan lebih dari 590 mitra binaan UMKM dari berbagai sektor, seperti perdagangan (38,79%), industri (29,34%), hingga pertanian, peternakan, dan industri kreatif.
Lihat Juga :